Sabtu, 02 Jan 2021 19:32 WIB

Sudah 237 Dokter Indonesia Gugur karena COVID-19, Terbanyak di Jatim

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Hand holding black ribbon on black background mourning awareness sign Sebanyak 237 dokter Indonesia meninggal akibat COVID-19. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Korban meninggal akibat infeksi virus Corona masih terus bertambah, termasuk dari kalangan tenaga kesehatan. Dari data terakhir yang dihimpun, Sabtu (2/1/2021), total sudah ada 237 dokter dan 15 dokter gigi, dan 171 perawat di Indonesia yang gugur karena COVID-19.

Berdasarkan rilis yang diterima detikcom, kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia dan termasuk ke dalam 5 besar di seluruh dunia. Bahkan, sepanjang bulan Desember, tercatat 52 tenaga medis dokter meninggal akibat COVID-19.

Menurut Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT, kenaikan jumlah kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan ini merupakan salah satu dampak dari akumulasi peningkatan aktivitas dan mobilitas yang terjadi belakangan ini. Seperti libur panjang, Pilkada, dan aktivitas berkumpul bersama teman dan keluarga yang tidak serumah.

dr Adib juga mengingatkan meskipun vaksin telah berada di Indonesia, bukan berarti vaksin tersebut menjadi obat untuk mengatasi COVID-19. Ia menghimbau agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan yang berlaku saat ini.

"Vaksin dan vaksinasi adalah upaya yang bersifat preventif dan bukan kuratif. Meski sudah ada vaksin dan sudah melakukan vaksinasi, kami menghimbau agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat karena risiko penularan saat ini berada pada titik tertinggi," jelas Adib, seperti rilis yang diterima detikcom, Sabtu (2/1/2021).

Detail 201 dokter di Indonesia yang wafat akibat terinfeksi COVID-19:

  • 131 dokter umum (4 guru besar)
  • 101 dokter spesialis (9 guru besar)
  • 5 residen

Berikut rincian tenaga kesehatan yang meninggal akibat COVID-19, klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]