ADVERTISEMENT

Selasa, 05 Jan 2021 11:16 WIB

Perlu Tahu, Ini Cara Penyembuhan Corona Tanpa Gejala

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Asian woman wearing mask, sick doctor, cough, use to grasp the chest in the bedroom Cara penyembuhan Corona tanpa gejala, simak di sini. (Foto: Getty Images/iStockphoto/somboon kaeoboonsong)
Jakarta -

Tidak semua yang terinfeksi COVID-19 mengalami gejala. Sebagian pasien bahkan ada yang tak menunjukkan gejala sama sekali atau biasa disebut asimptomatik saat terpapar Corona. Bagaimana cara penyembuhan Corona tanpa gejala?

Meski tanpa gejala, pasien asimptomatik tetap harus meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan virus yang ada dalam diri mereka.

Agak sulit mengidentifikasi kasus tanpa gejala karena pasien tidak mengetahui mereka tertular kecuali dites. Sayangnya prevalensi infeksi asimtomatik serta deteksi infeksi pra gejala belum dipahami dengan baik karena tidak dilakukan pemeriksaan secara rutin.

Pasien Corona tanpa gejala juga memiliki potensi penularan yang sama. Beberapa orang yang tertular dari pasien tanpa gejala bisa mengembangkan kondisi serius, terlebih jika mereka kelompok rentan.

Lalu bagaimana cara penyembuhan Corona tanpa gejala?

Dikutip dari Times on News, konsultan penyakit dalam Rumah Sakit Rujukan Columbia Asia, dr Tejas Suresh Rao, memberikan beberapa cara penyembuhan Corona tanpa gejala. Di antaranya:

1. Konsumsi makanan bergizi, perbanyak buah dan sayur.

2. Konsumsi zinc dan vitamin C setiap hari selama 10 hari.

3. Tetap memakai masker saat berada di rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer.

4. Cek kondisi tubuh dan rutin berjemur

5. Selama isolasi, usahakan kamar terpisah. Tetap jaga jarak 1-2 meter, tidak berbagi peralatan makan, mandi, dan tempat tidur bersama dengan anggota keluarga lain.

6. Rutin memantau suhu badan dan menginformasikannya dengan otoritas kesehatan jika memiliki saturasi rendah atau kurang dari 94 dan mengalami demam.

Cara penyembuhan corona tanpa gejala juga bisa dilakukan dengan menjaga mood tetap positif. Stres berlebih bisa menurunkan imunitas tubuh.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT