Minggu, 10 Jan 2021 08:00 WIB

Heboh Hoax Efek Samping Vaksin Corona, Bisakah Penis Memanjang hingga 3 Inci?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
An unrecognizable mans hands hold a tape measure to the crotch of his jeans, checking size or growth with his forefinger. Foto: iStock
Jakarta -

Menjelang vaksinasi COVID-19, hoax vaksin Corona semakin banyak bermunculan. Termasuk belakangan ini yang menjadi sorotan soal hoax vaksin Corona bisa memperbesar penis hingga 3 inci, disebut sebagai efek samping pasca suntik.

Berawal dari sebaran 'jurnal' vaksin COVID-19 berbahasa Inggris terkait penjelasan vaksin bisa memperpanjang ukuran penis 2-3 inci atau sekitar 5-7 sentimeter. Kabar ini pun langsung ditepis jubir vaksinasi COVID-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizka Andalusia.

"Hoax lah... mana ada jurnal ilmiah pakai bahasa seperti itu. Lagian vaksin kita kan bukan rekombinan," katanya saat dihubungi detikcom, Kamis (7/1/2021).

Menanggapi isu yang beredar, ahli urologi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr Agus Rizal A H Hamid, SpU juga menjelaskan tak mungkin vaksin Corona bisa memperbesar salah satu organ tubuh. Terlebih organ reproduksi.

"Secara mekanisme kerja seharusnya tidak ada hubungan dengan vaksin ini dengan ukuran penis, karena mekanisme kerja vaksin adalah bertujuan untuk meningkatkan daya tahan imunitas bukan untuk memperbesar salah satu organ apalagi organ reproduksi," katanya saat dihubungi detikcom Minggu (10/1/2021).

Lantas bisakah ukuran penis memanjang sampai 3 inci?

Menurut dr Agus hal ini tentu bisa dilakukan dengan beberapa teknik operasi, namun memiliki beberapa catatan. Salah satunya difokuskan memperbaiki kelainan.

"Memang ada beberapa upaya pengembangan teknik operasi dalam memperbaiki ukuran Mr P kan tetapi teknik-teknik operasi ini hanya untuk mengatasi adanya kelainan kelainan bawaan. Dan sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang bisa memperpanjang ukuran penis sampai sepanjang itu," bebernya.

Apa saja sih cara memperbesar penis secara alami? KLIK DI SINI.



Simak Video "Penjelasan Satgas Soal Isu 'Chip' hingga Rahasia Data Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)