Minggu, 10 Jan 2021 09:03 WIB

Dialami Hilary Duff, Benarkah Keseringan Swab Test COVID-19 Picu Infeksi Mata?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
NEW YORK, NY - MARCH 03:  Actress Hilary Duff attends the 2016 Viacom Kids and Family Group Upfront on March 3, 2016 in New York City.  (Photo by Mike Coppola/Getty Images for Viacom) Foto: Thinkstock
Jakarta -

Pekan ini, Hilary Duff membuat pernyataan heboh. Pasalnya, ia mengaku mengalami infeksi mata karena kerap melakukan tes COVID-19 PCR.

"Kemudian mataku mulai terlihat aneh dan sakit sangat menyakitkan," tulisnya. "Melakukan sedikit perjalanan ke IGD. Saya mendapat infeksi mata dari semua tes COVID di tempat kerja," curhatnya lagi.

Benarkah sering tes COVID-19 swab PCR bisa memicu infeksi mata?

Dikutip dari USA Today, beberapa dokter menegaskan Hilary Duff tak mungkin mengalami infeksi mata akibat tes COVID-19 yang dijalaninya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga tak mencantumkan infeksi mata sebagai efek samping dari tes COVID-19 terutama PCR.

"Tes COVID-19 tidak menyebabkan infeksi mata," tegas Dr Christopher F. Thompson, spesialis telinga, hidung dan tenggorokan di Rumah Sakit Misi Providence di Orange County, California.

"Alat usap daripada tes COVID-19 adalah alat kecil steril yang mengumpulkan lendir," katanya.

"Itu ditempatkan di sepanjang dasar rongga hidung ke nasofaring (bagian atas tenggorokan, di belakang hidung). Mata dipisahkan dari rongga hidung oleh lapisan fibrosa yang disebut periorbita, serta tulang (lamina papyracea). Saluran air mata mengalir ke rongga hidung, tetapi usapan tidak mengganggu saluran air mata ini. Oleh karena itu, penyeka di hidung tidak bisa menyebabkan infeksi mata," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Dr Brian Toy, dokter mata di Roski Eye Institute di University of Southern California. Menegaskan kejadian yang dialami Hilary Duff tak mungkin diakibatkan tes COVID-19.

"Swab yang mereka gunakan untuk tes COVID itu steril, dan jika dilakukan oleh perawat atau teknisi terlatih, tidak menyebabkan trauma yang tidak perlu, jadi tampaknya tes COVID-19 tidak mungkin menyebabkan infeksi mata," katanya.




Simak Video "GeNose Jadi Pilihan Syarat Perjalanan KAI, Ini Kata Epidemiolog"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)