ADVERTISEMENT

Senin, 11 Jan 2021 09:36 WIB

Jepang Teliti Kasus Mutasi Baru Corona, Berbeda dari Inggris

Ayunda Septiani - detikHealth
Dilansir Reuters, Senin (4/1/2021) Jepang mencatat rekor 4.520 kasus baru Corona pada 31 Desember dalam gelombang baru infeksi. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: AP Photo)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan Jepang mengungkap temuan kasus mutasi virus Corona dari empat pendatang asal Brasil pada Minggu (10/1/2020).

Kepala Institut Penyakit Menular Nasional Jepang, Takaji Wakita mengatakan, jika varian baru ini berbeda dengan yang sebelumnya telah ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

"Saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan varian baru yang ditemukan pada mereka yang berasal dari Brasil memiliki tingkat penularan yang tinggi," ujar Wakita dalam konferensi pers seperti dikutip dari laman Reuters.

Seorang pejabat kementerian kesehatan mengatakan jika mereka tengah mempelajari karakteristik varian baru mutasi corona dari Brasil. Termasuk mempelajari seberapa efektif vaksin dapat melawannya dan seberapa serius gejalanya.

Sebelumnya pada akhir Desember lalu Jepang mengkonfirmasi temuan kasus pertama mutasi baru virus Corona pada kedatangan penumpang yang baru tiba dari Inggris pada 25 Desember 2020 lalu.

Dari empat pelancong yang tiba di bandara Haneda Tokyo pada 2 Januari lalu, seorang pria berusia empat puluhan mengalami masalah pernapasan sementara seorang wanita berusia tiga puluhan mengalami sakit kepala dan sakit tenggorokan.

Lalu seorang pria remaja mengalami demam, sementara seorang wanita remaja tidak menunjukkan gejala.

Setelah melihat peningkatan kasus Corona Jepang mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan tiga prefektur yang bertetangga dengan ibu kota tersebut pada hari Kamis lalu.

Kasus corona di Jepang saat ini telah mencapai sekitar 289.000 kasus , dengan 4.061 kematian.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT