Senin, 11 Jan 2021 11:02 WIB

Raja Salman Divaksin COVID-19 Buatan Pfizer-BioNTech

Farah Nabila - detikHealth
In this photo released by Saudi Press Agency, SPA, Saudi Arabias King Salman receives the first dose of the Pfizer COVID-19 vaccine in Neom, Saudi Arabia, Friday, Jan. 8, 2021. (Saudi Press Agency via AP) Raja Salman divaksin Corona. (Foto: Saudi Press Agency via AP)
Jakarta -

Raja Salman divaksin COVID-19 pada Jumat (8/1) lalu. Raja Salman divaksin dengan vaksin COVID-19 besutan Pfizer-BioNTech.

Dikutip dari laman Arab News, Raja Salman divaksin dosis pertama vaksin COVID-19 Pfizer itu dilakukan di kota Neom, Arab Saudi. Menteri Kesehatan Tawfiq Al-Rabiah berterima kasih kepada raja yang telah memberikan semua jenis dukungan untuk kepentingan warga sejak awal pandemi hingga saat ini.

"Hari ini, raja menerima vaksin untuk mencegahnya dari virus, dan inisiatif ini menegaskan kebijakan Kerajaan selalu pencegahan sebelum pengobatan," ujar Al-Rabiah.

Raja Salman divaksin COVID-19 disusul oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Pangeran Khalid bin Salman bersama dengan beberapa pejabat senior Saudi lainnya. Sejauh ini satu juta orang telah mendaftar untuk vaksin tersebut dengan lebih dari 100.000 yang diinokulasi hingga saat ini di tiga pusat vaksin di Riyadh, Makkah dan Provinsi Timur.

Arab Saudi adalah negara Teluk kedua setelah Bahrain yang menyetujui penggunaan vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi AS Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech.

Dikutip dari AFP, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan vaksin akan dilakukan dalam tiga tahap menargetkan demografi tertentu. Ini dimulai dengan orang-orang yang berusia di atas 65 tahun dan mereka yang menderita penyakit kronis atau berisiko tinggi terinfeksi.

Raja Salman divaksin COVID-19 di usianya ke-85 tahun. Otoritas Arab Saudi menyebut orang yang berusia di atas 50 tahun akan divaksinasi berikutnya, dengan semua orang termasuk dalam tahap ketiga. Pemerintah menambahkan bahwa vaksin itu akan gratis untuk warga dan penduduk.



Simak Video "Alasan WHO Akhirnya Luluh soal Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)