Rabu, 13 Jan 2021 15:48 WIB

Beda Vaksin dan Imunisasi yang Sering Bikin Bingung

Farah Nabila - detikHealth
Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri 01 Tangerang tengah mengikuti pelaksanaan penyuntikan imunisasi, Kamis (19/11/2020). Suntik imunisasi tetanus dan difteri ini diberikan untuk meningkatkan imum anak. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Masih banyak orang yang bingung beda vaksin dan imunisasi. Meskipun terlihat serupa, namun keduanya adalah dua hal yang berbeda. Nyatanya, perbedaan ini sering diabaikan karena keduanya memiliki tujuan yang sama agar tubuh terhindar dari berbagai penyakit.

Vaksin adalah produk yang merangsang sistem kekebalan untuk menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Sementara, imunisasi merupakan proses membangun imunitas atau daya tahan tubuh, salah satunya melalui pemberian vaksin.

Dikutip dari Very Well Health, berikut beda vaksin dan imunisasi yang perlu diketahui.

Imunisasi

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), imunisasi adalah proses membuat seseorang jadi kebal terhadap penyakit menular, biasanya dengan pemberian vaksin. Imunisasi menggambarkan perubahan aktual yang dialami tubuh setelah menerima vaksin.

Vaksin merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melindungi seseorang dari infeksi berikutnya atau penyakit. Sistem kekebalan mengembangkan antibodi terhadap penyakit sehingga tidak dapat membuat seseorang sakit kembali.

Vaksin dan Vaksinasi

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mendefinisikan vaksin sebagai produk yang merangsang sistem kekebalan seseorang untuk menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu yang melindungi orang tersebut dari penyakit tertentu.

Vaksinasi adalah proses memasukkan vaksin ke dalam tubuh atau tindakan memasukkan vaksin ke dalam tubuh untuk menghasilkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Vaksin biasanya diberikan melalui suntikan jarum, tetapi bisa juga diberikan melalui mulut atau disemprotkan ke hidung.

Terkadang kekebalan ini berkurang seiring waktu, yang berarti vaksin tambahan mungkin diperlukan di kemudian hari. Beda vaksin dan imunisasi, banyak orang dalam komunitas yang divaksinasi, ini memberikan perlindungan kepada semua orang, bahkan mereka yang belum divaksinasi, melalui proses yang disebut kekebalan komunitas atau herd immunity.

Jika sebagian besar orang dalam suatu komunitas kebal terhadap suatu penyakit melalui imunisasi, penyakit tertentu tidak mungkin menyebar dan mempengaruhi siapa pun dalam komunitas seperti jika orang tidak divaksinasi.



Simak Video "Meski Sudah Divaksin, Kemungkinan Terinfeksi Covid-19 Tetap Ada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/naf)