Rabu, 13 Jan 2021 22:00 WIB

9 Vitamin yang Larut dalam Air dan Sumber Makanannya

Tim detikcom - detikHealth
Makanan yang Banyak Mengandung Vitamin C Foto: Getty Images/iStockphoto/LumenSt/9 Vitamin yang Larut dalam Air dan Sumber Makanannya


6. Vitamin B7 (biotin)

Orang sering mengonsumsi suplemen biotin untuk menutrisi rambut, kuku, dan kulit mereka, meskipun bukti kuat untuk manfaat ini masih kurang.

Makanan hewani yang kaya biotin termasuk jeroan, ikan, daging, kuning telur, dan produk susu. Sumber tumbuhan yang baik termasuk kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, kembang kol, jamur dan kacang-kacangan.

7. Vitamin B9

Vitamin B9 pertama kali ditemukan dalam ragi, tetapi kemudian daun bayam.

Sumber baik vitamin B9 termasuk sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, biji bunga matahari, dan asparagus.

Ekstrak ragi juga sangat kaya akan vitamin B9, menyediakan sekitar 3.786 mcg per 100 gram.


8. Vitamin B12 (cobalamin)

Vitamin B12 merupakan satu-satunya vitamin yang mengandung unsur logam yaitu kobalt. Untuk itulah sering disebut sebagai cobalamin.

Makanan yang bersumber dari hewan sebenarnya adalah satu-satunya sumber makanan vitamin B12. Hal ini termasuk daging, produk susu, makanan laut, dan telur.

Sumber kaya lainnya termasuk jenis hati, jantung, gurita, tiram, ikan tuna.

Namun, tempe dan beberapa ganggang, seperti rumput laut nori, mungkin juga mengandung sedikit vitamin B12.


9. Vitamin C

Vitamin C adalah satu-satunya vitamin yang larut dalam air yang tidak termasuk dalam kategori vitamin B.

Sumber makanan utama vitamin C adalah buah-buahan dan sayuran.

Makanan hewani yang dimasak hampir tidak mengandung vitamin C. Tetapi vitamin C dosis rendah dapat ditemukan dalam telur, daging, dan ikan.


Fungsi vitamin C

Vitamin C mendukung banyak fungsi penting tubuh, termasuk:

-Pertahanan antioksidan: tubuh Anda menggunakan antioksidan untuk melindungi diri dari stres oksidatif. Vitamin C adalah salah satu antioksidan terpenting.

-Pembentukan kolagen: tanpa vitamin C, tubuh tidak dapat mensintesis kolagen, protein utama dalam jaringan ikat. Akibatnya, defisiensi memengaruhi kulit, tendon, ligamen, dan tulang Anda (74Trusted Source).

-Fungsi kekebalan: Sel kekebalan mengandung vitamin C tingkat tinggi. Selama infeksi, kadarnya dengan cepat habis.

Berbeda dengan vitamin B, vitamin C tidak bertindak sebagai koenzim, meskipun merupakan kofaktor untuk prolyl hidroksilase, enzim yang berperan penting dalam pembentukan kolagen.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(nwy/erd)