Kamis, 14 Jan 2021 15:21 WIB

dr Tirta Tak Setuju Penolak Vaksin Dijatuhi Sanksi, Mending Diedukasi

Jauh Hari Wawan S - detikHealth
influencer dr Tirta Mandiri Hudhi divaksinasi Corona di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, DIY, Kamis (14/1). Selain dr Tirta terdapat 10 orang lain yang menerima vaksin sinovac. dr Tirta Mandira Hudhi disuntik vaksin COVID-19 di Sleman (Foto: Pius Erlangga)
Sleman -

Influencer Tirta Mandira Hudhi menyatakan tidak setuju dengan kebijakan denda untuk warga yang menolak vaksin Corona. Menurutnya, adanya sanksi malah bikin seseorang semakin antipati.

"Denda saya nggak setuju karena vaksin itu merupakan hak segala rakyat di pasal 28 (UUD '45) bahwa kesehatan hak warga negara jadi alangkah lebih baik (tidak ada denda)," kata dr Tirta saat launching vaksin di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis (14/1/2021).

Ia menilai, dengan diberlakukannya denda justru membuat masyarakat semakin antipati dan merasa dipaksa.

"Tapi kalau ada denda malah rakyat semakin antipati karena jadi kesannya kayak ini apa sih kok dipaksa-paksa itu kalau kesan saya," ucapnya.

Menurutnya, yang diperlukan saat ini adalah mengedukasi masyarakat. Titik beratnya yakni untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini aman.

"Saya dan Pak Menteri Kesehatan (Budi Gunadi Sadikin) pun setuju (tidak ada denda), kita harus edukasi secara persuasif dan meyakinkan masyarakat tentang keamanan vaksin dan denda itu setau saya belum ketok palu semoga pemerintah bisa membuat keputusan yang bijak," katanya.

Ia melihat mereka yang menolak vaksin disebabkan karena takut. Baginya, hal itu wajar saja. Oleh karena itu, edukasi ke masyarakat harus dilakukan secata terus menerus.

"Banyak yang menolak, itu tinggal edukasi saja kalau dari saya. Mereka tuh takut karena ngga pernah liat jadi wajar aja kalau mereka takut tapi insyaallah kalau edukasi dilakukan terus menerus insyaallah rakyat bisa bagus," pungkasnya.



Simak Video "dr Tirta Tak Setuju Penerapan Denda untuk Penolak Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)