Senin, 18 Jan 2021 08:02 WIB

Brasil Restui Vaksin Corona Sinovac dan AstraZeneca

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Petugas medis memberikan vaksin Sinovac kepada Tenaga Kesehatan Puskesamas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (14/1). Pada hari pertama pemberian vaksin Sinovac, terdapat 11 orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin di Puskesma Kecamatan Cilincing. Vaksin Corona. (Foto ilustrasi: Pradita Utama)
Jakarta -

Badan kesehatan Brasil (Anvisa) memberikan izin darurat penggunaan vaksin Corona buatan China, Sinovac, dan vaksin besutan perusahaan Inggris, AstraZeneca-Oxford, Minggu (17/1/2021) waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, tak lama setelah kedua vaksin tersebut diberikan izin penggunaan darurat, Monica Calazans, seorang perawat berusia 54 tahun di Sao Paulo menjadi orang pertama di Brasil yang disuntik vaksin Corona Sinovac.

Sebelumnya, hasil efikasi vaksin Sinovac di Brasil sempat memicu perdebatan. Pasalnya, tingkat efikasi terbaru dari hasil uji klinis di Brasil menunjukkan vaksin Corona buatan Sinovac hanya 50,4 persen efektif mencegah infeksi, jauh di bawah persentase yang diumumkan pada pekan lalu, yakni 78 persen.

Menteri Kesehatan Brasil, Eduardo Pazuello, pun mengatakan vaksin ini akan mulai didistribusikan ke berbagai negara bagian Brasil pada hari Senin (18/1/2021) waktu setempat. Selanjutnya, vaksinasi direncanakan dimulai pada hari Rabu.

Dalam pelaksanaannya, Brasil menargetkan penyuntikan vaksin Corona sebanyak 1 juta warga perhari.

Saat ini vaksin Corona Sinovac telah disetujui penggunaannya di China, Indonesia, dan Turki. Sementara vaksin AstraZeneca telah disetujui di Inggris, Argentina, India, dan sedang ditinjau oleh Uni Eropa.



Simak Video "Vaksin AstraZeneca akan Datang Secara Bertahap ke Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/up)