Senin, 18 Jan 2021 20:00 WIB

Atasi Gelombang Kedua, China Bangun RS Darurat COVID-19 dalam Waktu 5 Hari

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Elderly people dance in a public area along the Yangtze River in Wuhan on January 11, 2021, as the city marks the first anniversary of when China confirmed its first death from the COVID-19 coronavirus. (Photo by NICOLAS ASFOURI / AFP) COVID-19 di China. (Foto: AFP/NICOLAS ASFOURI)
Jakarta -

Pemerintah China baru saja merampungkan rumah sakit khusus COVID-19 dengan kapasitas 1.500 ruangan hanya lima hari setelah lonjakan pasien dilaporkan di kota selatan Beijing.

Dikutip dari kantor berita Xinhua, rumah sakit tersebut merupakan yang pertama dari total enam rumah sakit yang bakal dibangun di sejumlah provinsi di China. Keenam rumah sakit ini nantinya memiliki kapasitas perawatan pasien Covid-19 hingga 6.500 ruangan.

Dalam sepekan terakhir, China telah melihat jumlah kasus harian melonjak ke level tertinggi dalam 10 bulan. Pada hari Sabtu (16/1), negara tersebut melaporkan 130 kasus baru. Dari kasus tersebut, 115 adalah infeksi lokal, 90 di antaranya terjadi di provinsi Hebei.

Sementara itu 23 kasus lainnya ditemukan di provinsi Heilongjiang timur laut sementara dua kasus dilaporkan di Beijing.

Komisi Kesehatan Nasional (NHC) mengatakan pada hari Sabtu bahwa wabah baru-baru ini datang dari para pelancong yang memasuki negara itu atau mencemari impor makanan beku.

"Sejak Desember 2020, epidemi telah terjadi di Beijing, Sichuan, Liaoning, Hebei dan Heilongjiang," kata sebuah pernyataan yang diposting di situs web NHC, mengutip Menteri NHC Ma Xiaowei.

"Mereka terutama memiliki ciri-ciri berikut. Pertama, semuanya diimpor dari luar negeri, disebabkan oleh pelancong dari luar negeri, atau barang impor rantai dingin yang terkontaminasi," sambungnya.

Temuan ini memicu aparat berwenang menginspeksi hingga melakukan tes corona terhadap produk impor serta orang-orang yang bekerja di tempat penyimpanan barang di pelabuhan.



Simak Video "3 Ribu Kamar Karantina Dibangun China Usai Corona Melonjak Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)