Jumat, 22 Jan 2021 08:25 WIB

Bisakah Vaksin Mencegah Pneumonia akibat COVID-19?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi vaksin COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Banyak pasien Corona mengalami kondisi pneumonia atau radang paru-paru. Gejala ini timbul pada 19 persen pasien COVID-19, sementara 3 persen di antara mereka bahkan berisiko fatal hingga kematian.

Hal ini disampaikan Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) RS Persahabatan, Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K). Ia menyebut dari 19 persen pasien di RS Persahabatan, 16-17 persen di antaranya bisa sembuh.

Lantas apakah vaksin Corona bisa membantu mencegah pneumonia akibat COVID-19?

Menurut Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUI RS Persahabatan, Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K) belum ada uji klinis yang spesifik membuktikan vaksin Corona bisa mencegah pneumonia.

"Jadi kita tahu bahwa vaksin yang ada saat ini memang uji klinisnya yang dilakukan belum secara rinci sampai ke arah apakah bisa mencegah pneumonia," ujar Dr Agus dalam diskusi daring yang disiarkan BNPB pada Kamis (21/01/2021).

"Yang ada adalah untuk membuktikan efektivitas, apakah dengan diberikan vaksin itu seseorang memiliki imunitas terhadap infeksi SARS-CoV-2," lanjutnya.

Dr Agus menuturkan, riset-riset tentang vaksin Corona yang ada saat ini belum ada yang mengarah untuk mencegah terjadinya pneumonia. Riset yang ada sejauh ini masih menilai imunitas yang terbentuk usai mendapat vaksinasi COVID-19.



Simak Video "Ahli Gizi Ingatkan Jaga Pola Makan Seimbang Saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)