Jumat, 22 Jan 2021 15:03 WIB

3 Syarat Pasien COVID-19 Bisa Dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kini isolasi mandiri di DKI Jakarta dianjurkan tidak boleh dilakukan di rumah, telah disediakan tempat khusus seperti salah satunya Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. Syarat pasien COVID-19 bisa dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet. (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Saat ini kondisi RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran sudah hampir penuh. Per 21 Januari 2021 lalu, jumlah tempat tidur yang terpakai pun sudah mencapai 79,6 persen atau 4.771 bed.

Kepala Sekretariat RS Darurat Wisma Atlet, Kol Laut (K) dr RM Tjahja Nurrobi, MKes, SpOT pun mengatakan saat ini mereka hanya menerima dan merawat pasien yang bergejala atau simtomatik. Untuk itu, ia menjabarkan beberapa kriteria atau syarat pasien COVID-19 yang bisa dirawat di sana.

1. Pasien harus bergejala

dr Nurrobi menjelaskan pasien yang dirawat di Wisma Atlet saat ini harus yang bergejala. Hal ini harus dibuktikan dengan hasil swab PCR.

"Seandainya belum ada hasil swab PCR, entah itu hanya menggunakan swab antigen, maka kita akan melakukan swab PCR di Wisma Atlet," katanya dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 di YouTube, Kamis (22/1/2021).

Selain itu, dr Nurrobi mengatakan saat menunggu hasil swab PCR keluar tim medis dari Wisma Atlet juga melakukan observasi dan memberikan terapi suportif.

2. Termasuk usia mandiri

"Untuk usia di sini karena biasanya tidak didampingi, sehingga disarankan usia mandiri," jelas dr Nurrobi.

Hal ini karena saat berada di Wisma Atlet tidak bisa didampingi oleh siapa pun. Ketika berada di sana, semua kegiatan harus dilakukan sendiri secara mandiri.

Untuk itu, dr Nurrobi mengatakan bagi pasien anak-anak dan kelompok usia lanjut (lansia) yang sudah terlalu tua usianya tidak bisa dirawat di Wisma Atlet.

3. Tidak ada penyakit komorbid

Selain faktor usia, pasien dengan penyakit komorbid atau penyakit penyerta juga tidak bisa di mendapat perawatan di RSD Wisma Atlet. dr Nurrobi mengatakan pasien dengan penyakit komorbid akan diarahkan ke rumah sakit yang perawatannya lebih memadai.

"Kalau (penyakit) komorbidnya banyak, itu kita arahkan ke rumah sakit yang lebih baik," pungkasnya.



Simak Video "RSDC Wisma Atlet Kini Difokuskan Bagi Pasien Bergejala"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)