Senin, 01 Feb 2021 19:00 WIB

Perlu Tahu, Ini Alasan Bumil Perlu Mendapatkan Induksi Persalinan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ibu hamil Ibu hamil. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Saat menuju proses persalinan, tak jarang calon ibu harus mendapatkan induksi untuk memicu kontraksi di rahim. Umumnya cara ini dilakukan untuk para calon ibu yang menginginkan kelahiran normal.

Dalam persalinan normal, tubuh ibu dan bayi biasanya akan mengeluarkan hormon oksitosin, yang di mana hormon ini berfungsi untuk memicu kontraksi. Namun, adakalanya proses persalinan tidak berjalan lancar, sehingga tim medis perlu melakukan beberapa cara untuk membantu persalinan termasuk induksi.

"Jika Bunda berada pada usia kehamilan 41 minggu lebih, induksi adalah pilihan yang jelas. Kemungkinan besar bayi Bunda akan menjadi lebih besar dan itu dapat menyebabkan persalinan berkepanjangan atau komplikasi dengan bayi yang baru lahir," ujar Leslie Ludka, bidan di Maryland, seperti dikutip dari laman Parents.

Biasanya ada beberapa metode yang digunakan tim medis dalam melakukan induksi persalinan. Hal ini bergantung pada sejumlah faktor, seperti kesiapan serviks (leher rahim) dan kesehatan bayi.

"Tidak ada yang tahu bagaimana tubuh ibu akan merespons sampai induksi dimulai. Juga sulit untuk mengantisipasi bagaimana bayi akan menanggapi persalinan baik buatan maupun alami sampai persalinan dimulai. Ibu bisa mendapatkan induksi yang cepat dan lancar atau bisa juga memiliki induksi persalinan yang lama," ujar Ludka.

Lantas faktor apa saja yang membuat calon ibu harus mendapatkan induksi untuk membantu proses persalinan?

KLIK DISINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Mengapa Ibu Hamil di Indonesia Belum Bisa Vaksinasi COVID-19?"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)