Kamis, 04 Feb 2021 07:37 WIB

Sederet KIPI Vaksin Sinovac yang Mungkin Terjadi Usai Disuntik, Apa Saja?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Proses vaksinasi COVID-19 digelar di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta. Para tenaga kesehatan mendapat suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama. KIPI vaksin Sinovac yang dilaporkan hanya bersifat ringan. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi (KIPI) vaksin Corona Sinovac yang diberikan pada tenaga kesehatan disebut hanya bersifat ringan dan tidak menimbulkan reaksi serius. Hingga Rabu, (20/1/2021), ada 30 laporan KIPI vaksin Sinovac yang diterima Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KOMNAS KIPI).

"Dari laporan KIPI yang masuk ke kami, semua bersifat ringan dan sesuai dengan yang dilaporkan jurnal-jurnal, dan di tempat lain, semua kondisinya sehat. Jadi, tidak ada yang memerlukan perhatian khusus sampai saat ini," kata Ketua Komnas KIPI, Prof Dr dr Hindra Irawan Satari, SpA(K), M TropPaed, dalam keterangannya, dikutip dari CNBC Indonesia.

Laporan KIPI vaksin Sinovac yang diterima seperti pegal, nyeri di tempat suntikan, kemerahan, lemas, demam, mual, sampai perubahan nafsu makan.

Usai pemberian vaksin, beberapa orang biasanya akan mengalami reaksi tertentu. Sehingga untuk mengantisipasi terjadinya efek samping serius, orang yang sudah divaksinasi disarankan untuk tidak langsung kembali ke rumah atau beraktivitas. Mereka harus menunggu di fasilitas kesehatan minimal selama 30 menit.

Sejauh ini KIPI vaksin Sinovac yang mungkin terjadi usai disuntik meliputi:

1. Reaksi lokal, seperti nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan, dan reaksi lokal lain yang berat, misalnya, selulitis.

2. Reaksi sistemik, seperti demam, nyeri otot seluruh tubuh (myalgia), nyeri sendi (arthralgia), badan lemas, dan sakit kepala.

3. Reaksi lain, seperti reaksi alergi,misalnya, urtikaria, reaksi anafilaksis, dan syncope (pingsan).

Apabila mengalami reaksi yang membutuhkan perawatan khusus, pihak Kementerian Kesehatan menjanjikan biayanya akan ditanggung oleh pemerintah. Masyarakat tidak akan membayar sama sekali jika terjadi KIPI setelah divaksin.

Dalam laporan uji klinis, KIPI vaksin Sinovac disebut masuk dalam kategori ringan-sedang, tidak berbahaya, dan mereka yang mengalami bisa pulih dengan cepat.



Simak Video "Sinovac: Risiko Lumpuh Wajah Setelah Vaksinasi Covid-19 Jarang Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)
d'Mentor
×
dMentor: Awas Manipulasi Robot Trading
d'Mentor: Awas Manipulasi Robot Trading Selengkapnya