Jumat, 05 Feb 2021 09:26 WIB

Ini Perbedaan Harga Vaksin Sinovac Vs Pfizer, Mana yang Lebih Murah?

Ayunda Septiani - detikHealth
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch)
Jakarta -

Pemerintah telah menetapkan enam vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia. Penetapan keenam vaksin COVID-19 tersebut berada dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020, termasuk di antaranya vaksin Sinovac dan Pfizer.

"Menetapkan jenis vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd, sebagai jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia," tulis keputusan tersebut, dikutip pada Minggu (6/12/2020).

Dikutip dari berbagai sumber, berikut harga vaksin Sinovac vs Pfizer.

Sinovac

Sebelum membahas soal harga vaksin sinovac vs Pfizer, kita bahas dulu soal vaksin Sinovac dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal China. CoronaVac adalah nama untuk vaksin COVID-19 Sinovac.

Ini adalah vaksin pertama yang berhasil didapatkan oleh pemerintah Indonesia dan dipakai untuk memulai program vaksinasi. Vaksin yang dibuat dengan teknologi inactivated virus alias memanfaatkan virus yang sudah dilemahkan.

Corporate Secretary PT Bio Farma, Bambang Heriyanto, pernah memprediksi harga vaksin Corona Sinovac sekitar Rp 200.000 per dosisnya.

"Produksi bulk dari Sinovac kami sudah coba hitung dan tujuannya tetap tidak memberatkan pemerintah. Kisarannya di Rp 200 ribu. Itu masih kisaran ya, mudah-mudahan bisa lebih murah lagi," kata Bambang beberapa waktu lalu.

Pfizer-BioNTech

Harga vaksin Sinovac vs Pfizer berbeda. Harga vaksin pfizer diprediksi berbagai sumber dijual dengan harga sekitar US$19,50 atau Rp 275.000 per dosis.

Vaksin COVID-19 Pfizer memiliki efektivitas 95 persen di hasil akhir uji klinis yang dilaporkan. Vaksin COVID-19 ini menggunakan teknologi baru mRNA dan perlu disimpan dalam suhu minus 70-80 derajat Celcius karena mudah degradasi.

Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech dibuat dengan teknologi messenger RNA (mRNA). Vaksin tidak mengandung virus hidup.

Tak cuma harga vaksin Sinovac vs Pfizer yang berbeda, cara penyimpanan kedua vaksin tersebut juga tak sama. Vaksin Sinovac, misalnya, bisa disimpan dalam suhu 2-8 derajat celcius sementara vaksin Pfizer harus disimpan di suhu minus 70-80 derajat Celcius karena mudah degradasi



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)