Sabtu, 06 Feb 2021 06:57 WIB

Benar Nggak Sih Pasangan Sekali Selingkuh Pasti Keterusan? Ini Kata Psikolog

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi selingkuh Ilustrasi selingkuh (Foto: Getty Images/iStockphoto/mkitina4)
Jakarta -

Suka dilema saat memaafkan pasangan yang selingkuh? Terkadang 'bayang-bayang' pasangan akan melakukan hal sama di kemudian hari jadi selalu menghantui.

Nggak sedikit yang kemudian penasaran, sebenarnya pasangan yang sudah ketahuan selingkuh bisa berubah atau mereka akan terus menerus sulit berkomitmen?

Menurut psikolog klinis Liza M Djaprie, dari kebanyakan kasus, mereka yang sekali selingkuh, kerap mengulangi kebiasaannya di kemudian hari. Liza menilai cukup sulit mengubah kebiasaan selingkuh, jika tidak datang dari keinginan kuat diri sendiri.

"Banyak sekali kondisi yang salah kaprah di mana yasudah deh nikah saja, nanti pada saat nikah, punya anak, dia pasti berubah. Jangan pernah punya pemikiran seperti itu," jelas Liza saat live detikcom acara e-Life Jumat (5/1/2021).

"Karena kalau itu terjadi, itu akan jadi bonus yang luar biasa, tapi biasanya itu tidak pernah terjadi, yang kemudian akhirnya menjadi rusuh, kemudian jadi berantem dan kemudian saling tuding," lanjutnya.

Liza menyebut, bisa saja pasangan berubah, tetapi kita sebagai 'korban' selingkuh, harus bisa menerima konsekuensi jika ternyata mereka tak berubah pasca menikah.

"Padahal sebenarnya kita harus menyadari ketika kita menikah dengan seseorang menikahlah dengan kesadaran penuh, karakter calon pasangan kita itu seperti apa," kata Liza.

"Kira-kira kalau aku hidup dengan orang seperti itu tahan nggak. Pikirkan worse casenya, kalau kemudian masih bisa tahan ya silahkan," pesannya.

Bagaimana agar pasangan tak selingkuh lagi?

Sebagai 'korban' selingkuh, Liza menyarankan untuk menghindari sikap over protective yang biasanya muncul karena rasa minder dan insecure. Hal ini malah akan semakin membuat korban cenderung sulit mengembalikan rasa percaya pada pasangan, meski pasangan sudah benar-benar mencoba memperbaiki kondisi.

Sementara pasangan yang selingkuh, diharapkan untuk memulai komunikasi terbuka. Termasuk mengkomunikasikan saat mereka lagi-lagi memiliki kemungkinan akan selingkuh, dengan komunikasi tentu kedua pasangan sama-sama mencari solusi terbaik.

"Misalnya dia ngomong gue lagi suka nih sama ini, kira-kira kita gimana ya? Kita harus gimana ya baiknya? Coba terbuka dengan pasangan," pesan Liza.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)