ADVERTISEMENT

Selasa, 09 Feb 2021 10:00 WIB

Kata Kemenkes soal Viral 'Crazy Rich Jakarta Utara' Divaksin Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Helena Lim divaksin COVID-19 Helena Lim divaksin Corona. (Foto: Helena Lim divaksin COVID-19 (ist)
Jakarta -

Belakangan viral video sosok yang disebut 'Crazy Rich Jakarta Utara' tengah menerima vaksin Corona. Dalam video tersebut, tampak dirinya, Helena Lim dan rombongan tengah menerima vaksin di Puskesmas Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar).

Tak sedikit yang bertanya apakah mereka termasuk prioritas yang menerima vaksin Corona. Saat dikonfirmasi detikcom, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko, menyebut Helena adalah pemilik Apotek Bumi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan membawa surat keterangan tenaga kesehatan saat divaksinasi.

"Dia itu memiliki Apotek Bumi namanya. Apotek Bumi Kebon Jeruk. Mereka itu termasuk ke dalam tenaga teknis kefarmasian. Ada yang jadi kasir, ada yang jadi apa ya rinciannya saya tidak begitu hafal. Jadi mereka datang ke situ memang membawa surat keterangan tenaga kesehatan," kata Yani saat dihubungi, Senin (8/2/2021).

Aturan ini disebutnya tercantum dalam regulasi Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Menurutnya, pemilik apotek masuk dalam kategori tenaga kesehatan pada pasal 11.

Diwawancara terpisah, juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi ikut menyebut selama orang tersebut termasuk dalam tenaga kesehatan tentu bisa mendapat vaksin Corona tahap pertama.

"Kalau sekarang kan petugas kesehatan ya," kata Nadia kepada detikcom Selasa (9/2/2021).

"Selama dia adalah petugas kesehatan masuk ya," lanjutnya, tanpa mengonfirmasi apakah yang bersangkutan termasuk nakes atau tidak.

Masih belum jelas latar belakang sosok viral yang disebut 'Crazy Rich Jakarta Utara' apakah termasuk nakes atau tidak. Namun, dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, berikut kategorinya.

Pasal 11

(1) Tenaga Kesehatan dikelompokkan ke dalam:

a. tenaga medis;
b. tenaga psikologi klinis;
c. tenaga keperawatan;
d. tenaga kebidanan;
e. tenaga kefarmasian;
f. tenaga kesehatan masyarakat;
g. tenaga kesehatan lingkungan;
h. tenaga gizi;
i. tenaga keterapian fisik;
j. tenaga keteknisian medis;
k. tenaga teknik biomedika;
l. tenaga kesehatan tradisional; dan
m. tenaga kesehatan lain.

Termasuk dokter, apoteker, dan bidan, simak detail kelompok nakes selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT