Rabu, 10 Feb 2021 13:57 WIB

Viral Aisha Wedding Promosikan Nikah Usia 12 Tahun, BKKBN: Menyesatkan!

Vidya Pinandhita - detikHealth
Aisha Weddings Promosi pernikahan dini yang viral (Foto: Dok. Aisha Weddings)
Jakarta -

Baru-baru ini, wedding organizer Aisha Weddings viral di media sosial lantaran mengampanyekan pernikahan di usia 12 tahun. Selain dikecam warganet, aksi kampanye ini ditolak juga oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Melalui situsnya, Aisha Weddings mengharuskan wanita untuk menikah di menikah di usia 12 - 21 tahun. Menurutnya, menikah di usia dini adalah cara untuk wanita bisa menjadi berkenan bagi pria.

"Semua wanita muslim ingin bertaqwa dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Untuk berkenan di mata Allah dan suami, Anda harus menikah pada usia 12 - 21 tahun dan tidak lebih," tulis Aisha Weddings melalui situsnya.

Namun berdasarkan pantauan terakhir detikcom pada Rabu (10/2/2021) pukul 13.00, situs Aisha Weddings tidak lagi bisa diakses dengan keterangan "Sedang dalam perbaikan".

Ketua BKKBN dr Hasto Wardoyo, SpOG dengan tegas melarang aksi kampanye pernikahan di bawah umur sebagaimana yang dipromosikan Aisha Weddings. Di Indonesia, usia ideal wanita untuk menikah adalah minimal 21 tahun, sementara untuk pria minimal 25 tahun.

"Siapa saja tentu tidak boleh mempromosikan pernikahan muda karena sangat menyesatkan," ujar dr Hasto saat dihubungi detikcom, Rabu (10/2/2021).

dr Hasto menegaskan, pernikahan di bawah umur bisa berbahaya bagi kesehatan. Terlebih jika wanita hamil di usia yang masih terlalu muda. Bukan hanya berbahaya bagi tubuh ibu, tapi juga membahayakan kesehatan bayi.

"Banyak risiko akibat kawin dini yang sangat membahayakan baik bagi kesehatan bayi maupun ibu," imbuhnya.



Simak Video "Blak-Blakan Kepala BKKBN: Rebranding KB & Politik Tanpa Gaduh"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)