Rabu, 10 Feb 2021 16:00 WIB

Ciri-ciri Terpapar Virus Corona: Demam hingga Anosmia

Lusiana Mustinda - detikHealth
Sejumlah tenaga kesehatan berusia lanjut menjalani vaksinasi virus Corona di Jakarta. Para nakes lansia tersebut disuntik vaksin COVID-19 buatan Sinovac. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Ciri-ciri terpapar virus Corona ada yang bergejala dan tanpa gejala. Gejala yang paling umum dirasakan yakni demam, nyeri tubuh, batuk kering, kelelahan, menggigil, sakit kepala hingga kehilangan nafsu makan dan penciuman.

Pada sebagian orang virus Corona (COVID-19) bahkan bisa menyebabkan gejala yang lebih parah seperti demam tinggi, batuk parah dan sesak napas yang seringkali menandakan pneumonia.

Dikutip dalam Health Harvard Edu, orang dengan COVID-19 juga dapat mengalami gejala neurologis, gejala gastrointestinal atau keduanya. Ini bisa terjadi dengan atau tanpa gejala pernapasan.

Gejala neurologis khususnya terlihat pada orang dengan COVID-19 termasuk kehilangan penciuman, ketidakmampuan untuk merasakan, kelemahan otot,
kesemutan atau mati rasa di tangan dan kaki, pusing dan kebingungan.

Selain itu, beberapa orang yang mengalami gejala gastrointestinal seperti kehilangan nafsu makan, mual, muntah, diare dan sakit perut atau ketidaknyamanan yang terkait dengan COVID-19.

Virus penyebab COVID-19 juga telah terdeteksi di tinja, yang memperkuat pentingnya mencuci tangan setelah setiap masuk kamar mandi dan secara teratur mendisinfeksi perlengkapan kamar mandi.

Berikut ini ciri-ciri terpapar virus Corona yang perlu dikenali:

1. Demam

Menurut studi, ada sekitar 55,4 persen pasien COVID-19 mengalami demam. Ketika suhu tubuhnya mencapai di atas 37 derajat celcius. Seseorang demam akan merasa panas jika disentuh punggung dan dadanya.

2. Sesak napas

Dikutip dalam Medical News Today, sesak napas merupakan perasaan subjektif. Namun mereka yang mengalami sesak napas mungkin menggambarkan seolah-olah mereka tercekik atau tidak bisa bernapas.

3. Batuk kering

Batuk kering tidak menghasilkan lendir. Menurut Layanan Kesehatan Nasional (NHS) Inggris Raya, jika seseorang menyadari bahwa mereka batuk selama lebih dari satu jam, atau mereka mengalami tiga atau lebih episode batuk dalam sehari, mereka mungkin bisa saja terkena virus Corona.

4. Kelelahan

Kelelahan adalah perasaan lelah dan kurang energi secara keseluruhan. Seseorang dengan kelelahan mungkin merasa lemah atau lesu.

5. Anosmia

Anosmia adalah kehilangan indera penciuman dan perasa menjadi semakin umum dengan kasus positif COVID-19. Ada lebih 60 persen pasien yang melaporkan anosmia sebagai salah satu gejala awal yang dialami saat terindikasi COVID-19.

Pada kasus COVID-19 yang parah, gangguan indra penciuman juga bisa membuat orang kehilangan nafsu makan karena sulit beradaptasi dengan selera makanan biasa dan berisiko kehilangan nutrisi.



Simak Video "Wabah Demam Tinggi Selimuti India Utara, Puluhan Anak Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)