Kamis, 11 Feb 2021 18:36 WIB

Satgas COVID-19 Tegaskan Varian Corona Inggris Belum Ditemukan di RI

Firdaus Anwar - detikHealth
Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Varian baru virus Corona dari Inggris yang disebut B117 jadi perhatian karena berpotensi memiliki sifat lebih mudah menular dan berbahaya. Varian ini diketahui sudah terdeteksi di beberapa negara Asia Tenggara, mulai dari Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Thailand.

Juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, menegaskan Indonesia sampai saat ini belum mengidentifikasi adanya kasus varian Corona B117. Dari pemantauan genomik, varian yang menyebar adalah D614G.

"Temuan dari Lembaga Biomolekuler Eijkman... menyebut dari 244 genome yang sudah diambil dan dilaporkan ke GISAID, varian B117 belum ditemukan sampai hari ini. Namun mutasi D614G sudah banyak ditemukan," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (11/2/2021).

Wiku menjelaskan bahwa kondisi pandemi yang dinamis akan diikuti juga oleh perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Pemerintah terus berusaha bersiap untuk menghadapi berbagai kemungkinan.

"Pemerintah berusaha mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terburuk yang mungkin ada di masa depan. Untuk sementara ini, Indonesia akan terus melaksanakan pengawasan genomik," pungkas Wiku.



Simak Video "Varian Baru Corona Muncul, Warga Diharapkan Tetap Terapkan 3M"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)