Kamis, 11 Feb 2021 14:12 WIB

Selain China, 4 Negara Ini Juga Sempat Disebut Jadi Tempat Asal-usul COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Tim WHO Akhirnya ke Wuhan Selidiki Asal-Usul Virus Corona Wuhan, China. (Foto: ABC Australia)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melakukan investigasi soal asal-usul COVID-19 di Wuhan, China. Dalam penelusurannya, mereka mendatangi tempat-tempat yang disebut sebagai sumber utama yaitu laboratorium Wuhan hingga pasar hewan di sana.

Namun, tim ahli WHO menegaskan bahwa virus tersebut tidak berasal dari laboratorium Wuhan. Ada hipotesis lain terkait asal-usul virus ini, termasuk virus melompat langsung dari inang hewan; menginfeksi manusia melalui hewan perantara; dan kemungkinan penularan ke manusia melalui makanan beku.

"Itu sangat tidak mungkin (dari laboratorium Wuhan), dan penelitian lebih lanjut tidak diperlukan untuk teori ini," kata Dr Peter Ben Embarek, kepala tim penyelidik WHO dalam konferensi pers, Selasa (9/2/2021).

Selain hipotesis dari WHO, sebelumnya juga muncul spekulasi bahwa virus Corona bukan berasal dari Wuhan, China. Ada beberapa negara yang sempat disebut sebagai tempat asal-usul virus yang sudah menyebar ke seluruh dunia, seperti yang detikcom rangkum berikut ini.

1. Spanyol

Virus Corona COVID-19 sempat disebut berasal dari Spanyol, yang dibuktikan dengan adanya temuan jejak virus Corona di air limbah Spanyol. Dr Tom Jefferson dari Centre of Evidence-Based Medicine (CEBM) di Oxford University menunjukkan serangkaian penemuan virus di seluruh dunia, sebelum muncul di Asia.

Temuan ini menjadi bukti soal asal-usul pandemi COVID-19. Ini menjadi bukti jejak virus sudah ditemukan pada sampel limbah dari Spanyol, Italia, dan Brasil bahkan sebelum ditemukan di China.

Dari studi pracetak yang belum peer-reviewed juga mengklaim menemukan keberadaan genom SARS-CoV-2 dalam sampel limbah Barcelona sejak 12 Maret 2019 lalu.

"Ada cukup banyak bukti virus Corona dalam jumlah besar di air limbah di semua tempat, dan semakin banyak bukti ada penularan lewat tinja," kata Jefferson yang dikutip dari The Guardian.

Jefferson juga mengatakan, suhu di pembuangan air limbah yang mencapai 4 derajat Celcius itu menjadi tempat yang ideal untuk virus.

"Ada konsentrasi tinggi di mana pembuangan limbah adalah 4 derajat Celcius, yang merupakan suhu ideal untuk virus. Dan pabrik pengepakan daging sering pada suhu 4 derajat Celcius," tegas Jefferson.

"Wabah ini perlu diselidiki dengan benar," pungkasnya.

Negara mana lagi yang sempat disebut jadi tempat asal-usul COVID-19? Klik ke halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "3 Bantahan China ke WHO soal Kebocoran Lab Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]