Per hari ini, pemerintah mulai melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua yang akan diberikan kepada petugas pelayanan publik serta kelompok lansia.
Untuk diketahui, sasaran vaksinasi tahap II ini mencapai 38,5 juta orang, yang terdiri dari 16,9 juta pekerja layanan publik dan 21,5 juta lansia.
Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr Maxi Rein Rondonuwu mengatakan untuk vaksinasi tahap kedua, lansia bisa divaksin berdasarkan rekomendasi dari BPOM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uji klinis di tempat lain termasuk vaksin Sinovac ternyata aman. Kita juga sudah mulai untuk tenaga kesehatan lansia di atas 60 tahun sudah disuntik sejak minggu lalu," terang Maxi dalam Dialog Rabu Utama 'Vaksinasi Menyasar Pedagang Pasar' di Media Center KPCPEN, Rabu (17/2/2021).
Selain itu, Maxi menjelaskan, belum ada laporan terkait efek samping setelah penyuntikan vaksin COVID-19 atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk tenaga kesehatan usia lanjut.
"Tidak ada KIPI, tidak ada gejala berat. Seluruh Indonesia dilaporkan semua ringan dan sedang dan semuanya ditangani," ujarnya.
Pemerintah menyebut terkait efek samping yang terjadi setelah vaksinasi, pemerintah akan menjamin kompensasi atau biaya santunan bagi warga yang mengalami KIPI.
(ayd/up)











































