Deretan Gejala Corona Ini Paling Awet Dialami Pasien 'Long Covid'

ADVERTISEMENT

Deretan Gejala Corona Ini Paling Awet Dialami Pasien 'Long Covid'

Sukma Indah Permana - detikHealth
Kamis, 18 Feb 2021 12:07 WIB
Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) memeriksa kondisi pasien COVID-19 yang berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) saat kegiatan berjemur dan olahraga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin  (21/12/2020). Kegiatan pemeriksaan kesehatan, berjemur dan berolahraga tersebut rutin dilakukan setiap pagi hari untuk meningkatkan daya tahan tubuh pasien yang menjalani isolasi.
Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Yogyakarta -

Long COVID merupakan kondisi gejala COVID-19 yang dialami pasien yang telah sembuh dari virus Corona. Apa dampaknya?

"Dampak long COVID jelas mengurangi kualitas hidup seseorang dan tidak menutup kemungkinan akan muncul gejala berat pada kasus-kasus khusus," ujar dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan, dan Leher Kepala (THT-KL) Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), dr Anton Sony Wibowo, Sp THT-KL, M.Sc., FICS., dalam keterangan tertulis yang disampaikan Humas UGM kepada wartawan, Kamis (18/2/2021).

Anton menjelaskan istilah long Covid merupakan suatu gejala COVID-19 jangka panjang yang dialami pasien beberapa bulan pasca infeksi atau saat masa pemulihan.

"Long COVID adalah gejala COVID-19 yang menetap, dialami pasien setelah fase perbaikan kondisi lebih dari waktu yang diharapkan," jelasnya.

Dari sejumlah studi, kata Anton, gejala long COVID banyak dijumpai pada pasien berusia 18-34 tahun. Sementara itu sekitar 20 persen pasien long COVID mengalami gejala yang bersifat menetap.

"Laporan lain menurut Carfi dkk, disebutkan sebanyak 87,4 persen pasien yang telah mengalami perbaikan kondisi tetap mengalami gejala persisten selama 60 hari," terang Dosen Fakultas Kedokteran Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK UGM) ini.

Lalu gejala seperti apa yang biasanya muncul pada pasien yang mengalami long COVID?

Anton memaparkan pada umumnya gejala long Covid yang muncul di bidang THT-KL antara lain hilangnya kemampuan untuk mencium bau (anosmia) dan gangguan indera penciuman dalam mengidentifikasi bau-bauan (parosmia). Selain itu juga hilangnya kemampuan mengecap (dysgeusia) menjadi salah satu gejala yang kerap ditemukan pada pasien dengan long COVID.

Selain itu, lanjut dia, gejala lain yang sering muncul adalah batuk, sesak napas, nyeri otot, diare, mual, malaise, nyeri perut, dan gangguan saraf. Tidak jarang pula muncul gejala berupa kesulitan berpikir, napas pendek pendek, gangguan irama jantung, dan gejala COVID lain.



Simak Video "Epidemiolog Tegaskan Sering Terinfeksi Covid-19 Tak Bikin Tubuh Kian Kebal"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT