Kamis, 18 Feb 2021 12:12 WIB

BPOM Pantau Vaksin Nusantara Sel Dendritik yang Diprakarsai dr Terawan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
vaksin nusantara Foto: Angling/detikHealth
Jakarta -

Vaksin Nusantara yang diprakarsai mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sedang dalam pemantauan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Kepala Subdirektorat Penilaian Uji Klinik dan Pemasukan Khusus, BPOM Siti Asfijah Abdoellah mengakui uji klinis Fase I vaksin Nusantara meski sudah selesai, masih perlu dipantau terkait datanya.

"Vaksin Nusantara atau vaksin sel dendritik yang dikembangkan oleh peneliti di RS Kariadi saat ini tahapannya mengawal prose proses uji kliniknya," bebernya dalam webinar online, Kamis (18/2/2021).

"Tentu kami sedang berproses sedang data hasil fase I yang diserahkan oleh peneliti tentu untuk dapat lanjut uji klinis Fase II, harus dipastikan data uji Fase I dipenuhi kebutuhannya," sebut Siti.

Siti menekankan masih perlu meninjau untuk data uji klinik vaksin Nusantara termasuk terkait khasiat vaksin tersebut. Apakah vaksin Nusantara termasuk salah satu program pengembangan vaksin di Indonesia?

Menurut juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi sejauh ini, vaksin Nusantara masih dalam pemantauan perkembangan uji klinis.

"Vaksin Nusantara masih dalam pengembangan uji klinis, jadi masih di ranah para peneliti, jadi kami hanya memonitor perkembangan dari laporan tim peneliti,"



Simak Video "Hasil Uji Coba Akhir Vaksin CureVac Kurang Ampuh Lawan COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)