Kamis, 18 Feb 2021 13:15 WIB

Jennifer Jill Diamankan karena Narkotika Golongan I, Apa Saja Sih Kategorinya?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jennifer Jill Jennifer Jill ditangkap terkait dugaan kasus penyalahgunaan narkotika golongan I. (Foto: Palevi/detikhot)
Jakarta -

Artis Jennifer Jill ditangkap polisi terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia ditangkap di kediamannya di kawasan Ancol, Jakarta Utara pada Selasa (16/2/2021).

Polisi mengatakan, Jennifer ditangkap atas dugaan penyalahgunaan narkotika golongan I. Barang bukti tersebut juga disita dan saat ini Jennifer tengah menjalani proses pemeriksaan.

"(Barang bukti) narkotika golongan I," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar pada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jl S Parman, Jakbar, Rabu (17/2/2021).

Narkotika merupakan zat atau obat yang bersifat alamiah, sintetis, maupun semi sintetis yang bisa menimbulkan efek samping seperti penurunan kesadaran, halusinasi, hingga daya rangsang. Kandungan yang terdapat pada narkotika ini bisa memberikan dampak yang berbahaya bagi kesehatan jika disalahgunakan.

Menurut UU No 35/2029 tentang Narkotika, narkotika dibagi menjadi tiga golongan. Penggolongan ini dilakukan berdasarkan tingkat risiko ketergantungannya. Berikut tiga golongan narkotika yang dikutip dari laman resmi bnn.go.id.

1. Narkotika golongan I

Narkotika golongan I mulai ramai diperbincangkan setelah diamankan polisi saat menangkap Jennifer Jill di kediamannya. Narkotika golongan ini contohnya seperti ganja, opium, dan tanaman koka. Golongan ini hanya boleh digunakan dalam jumlah terbatas untuk keperluan riset, atas persetujuan menteri dan rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jenis-jenis narkotika golongan I ini sangat berbahaya jika dikonsumsi, karena berisiko tinggi menimbulkan efek ketergantungan atau adiksi.

2. Narkotika golongan II

Untuk narkotika golongan II ini masih bisa dimanfaatkan untuk pengobatan, tetapi harus sesuai dengan resep dokter. Dalam golongan ini, terdapat sekitar 85 jenis narkotika, di antaranya morfin dan alfaprodina.

Seperti narkotika golongan I, jenis-jenis narkotika pada golongan ini juga bisa menyebabkan ketergantungan.

3. Narkotika golongan III

Jika dibandingkan dengan narkotika golongan I dan II, narkotika golongan ini memiliki risiko ketergantungan yang lebih ringan. Selain itu, narkotika golongan ini banyak dimanfaatkan untuk pengobatan dan terapi. Tentunya, hanya bisa didapat dengan resep dokter.

Biasanya narkoba golongan III bisa didapatkan secara alami maupun dibuat berdasarkan proses kimia, misalnya seperti etilmorfina, kodeina, dan nikokodina.



Simak Video "Peneliti Ragukan Kedewasaan Masyarakat Terkait Penggunaan Ganja"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)