Jumat, 19 Feb 2021 07:30 WIB

Gejala COVID-19 Paling Umum, Tak Biasa, dan Perlu Perawatan RS Menurut WHO

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
COVID-19 named by WHO for Novel coronavirus NCP concept. Doctor or lab technician in PPE suit holding blood sample with novel (new) coronavirus  in Wuhan, Hubei Province, China, medical and healthcare Gejala COVID-19 menurut WHO. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Jakarta -

Beragam gejala COVID-19 yang dikeluhkan pasien kerap berbeda. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sejumlah gejala yang ditemukan paling umum hingga tak biasa.

"COVID-19 memengaruhi orang dengan cara yang berbeda. Kebanyakan orang yang terinfeksi akan mengalami gejala ringan hingga sedang dan pulih tanpa dirawat di rumah sakit," jelas WHO dalam situs resminya, dikutip Jumat (19/2/2021).

Namun, bagi mereka yang menjalani perawatan di rumah atau isolasi mandiri, perlu terus memantau kondisi, seperti mengecek saturasi oksigen lewat oximeter.

Panduan tersebut dikeluarkan WHO beberapa waktu lalu untuk memastikan seseorang aman menjalani isolasi mandiri di rumah atau perlu ke rumah sakit.

Gejala COVID-19 pun biasanya tak langsung muncul di awal terpapar. Sejauh ini, banyak pasien baru mengalami gejala selama kurang lebih satu minggu terinfeksi COVID-19.

"Rata-rata diperlukan waktu 5-6 hari sejak seseorang yang terinfeksi COVID-19 menunjukkan gejala, namun dapat juga memerlukan waktu hingga 14 hari," sebut WHO.

Gejala COVID-19 umum

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Kehilangan kemampuan untuk merasa atau mencium bau

Gejala COVID-19 tak biasa

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Sakit dan nyeri
  • Diare
  • Ruam pada kulit atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
  • Mata merah atau iritasi pada mata

Gejala COVID-19 serius yang membutuhkan perawatan rumah sakit

  • Napas pendek atau sulit bernapas
  • Tak dapat berbicara, kehilangan mobilitas, atau merasa linglung
  • Nyeri dada

"Jika Anda menunjukkan satu dari gejala-gejala ini, segera hubungi penyedia layanan kesehatan atau fasilitas kesehatan dan minta bantuan medis," pesan WHO.



Simak Video "Reaksi Kulit yang Bisa Terjadi Pada Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)