Senin, 22 Feb 2021 11:03 WIB

Seberapa Efektif Penggunaan Masker Dobel? Ini Kata Satgas IDI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi Bermasker Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: shutterstock)
Jakarta -

Saat ini para ahli merekomendasikan menggunakan masker dobel sebagai proteksi terhadap virus Corona. Penggunaan masker dobel disebut bisa meningkatkan perlindungan terhadap infeksi Corona secara signifikan.

Menggunakan masker bedah dilapisi masker kain disebut juga meningkatkan kemampuan filtrasi. Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengatakan mengenakan masker kain berlapis masker adalah bentuk perlindungan substansial.

"Namun, tidak harus memakai dua masker tiap saat. Itu dilakukan kalau Anda berada di dalam ruangan yang ramai atau wilayah dengan tingkat penularan tinggi," tulisnya di akun Twitter pribadinya seperti dilihat detikcom, Senin (22/2/2021).

Lagi Ngetren Pakai Masker Rangkap, Begini Anjuran Satgas COVID-19Lagi Ngetren Pakai Masker Rangkap, Begini Anjuran Satgas COVID-19 Foto: infografis detikHealth


Jika ada celah di sekitar hidung, dagu, atau pipi, tujuan perlindungan masker tidak akan berfungsi. Terlebih jika memakai masker tetapi bagian hidung tetap terbuka.
Untuk lebih meningkatkan kemampuan masker, pemakaian yang tepat adalah kunci. Masyarakat harus memakai masker yang fit, pas dan menutupi hidung dan mulut sepenuhnya.

Apakah penggunaan masker dobel bisa memengaruhi kemampuan bernapas?

"Masker medis dan kain itu tidak akan memengaruhi oksigenasi dan kualitas pernapasan. Lihat saja tenaga medis. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam memakai masker dan tidak jadi masalah," tegasnya.



Simak Video "Yuk Sama-sama Pakai Masker Dobel, Risiko Penularan Turun Sampai 95%!"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)