Senin, 22 Feb 2021 13:30 WIB

Sering Naik Turunkan Masker Saat Pandemi COVID-19? Begini Risikonya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Cara Aman Menyimpan Masker Saat Mau Makan, Ini Kata Dokter Begini risiko sering naik turunkan masker di tengah pandemi COVID-19. (Foto: Getty Images/kyoshino)
Jakarta -

Salah satu barang yang wajib digunakan di tengah pandemi COVID-19 ini adalah masker, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Masker ini bisa mencegah seseorang tertular atau menularkan virus ke orang lain.

Belum lama ini, muncul sebuah inovasi baru yang mulai diminati banyak orang yaitu pengait masker. Alat yang mirip seperti kalung itu digunakan untuk menggantung masker di leher jika tidak digunakan, misalnya saat makan.

Lalu, apa risikonya?

Menanggapi ini, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting, Sp.P (K), FCCP mengatakan, masker harus steril baik bagian dalam maupun luarnya. Jika masker tersebut sering diturunkan, bisa jadi masker yang harusnya steril terutama pada bagian dalamnya akan terkontaminasi.

Akibatnya, saat masker itu digunakan kembali bisa membawa virus masuk melalui hidung maupun mulut.

"Jadi, naik turunkan masker itu, yang kita khawatirkan adalah jika jari-jari kita menyentuh bagian luar masker, lalu memasangnya kembali pengaitnya kena bagian dalam. Di situ masalahnya," kata dr Alexander dalam agenda Pekan Peduli Limbah Masker Masyarakat yang disiarkan BNPB, Minggu (21/2/2021).

Kasus seperti ini seringkali terjadi saat menurunkan masker ke dagu, leher, atau menggantungnya dengan pengait masker. Menurutnya, virus bisa menempel pada bagian tubuh yang tidak tertutup masker seperti leher.

"Kalau kita ngobrol, virus bisa saja nempel di leher, bisa saja dia (virus) nempel di badan kita. Makanya, kalau masker itu kita turunkan ke leher atau naikkan lagi ke atas, otomatis bagian dalam masker sudah terkena (terkontaminasi)," jelas dr Alexander.

"Kalau itu (masker) kita turunkan pakai pengait ke bawah, mungkin dia (masker) kena ke hijab kita kalau pakai hijab, atau ke baju itu juga akan terkena (virus)," lanjutnya.

Untuk itu, dr Alexander menyarankan untuk selalu membersihkan tangan sebelum menggunakan masker. Hal ini untuk menjamin agar masker tetap steril dari virus corona saat dipakai.

"Sewaktu kita lepas dari bungkusnya, itu (masker) masih steril. Tapi manakala tangan kita sudah terinfeksi, kita memegang talinya, talinya terinfeksi. Kalau kita pegang bagian dalamnya itu bisa terinfeksi. Oleh karena itu, saat pakai masker pastikan tangan kita sudah dibersihkan," pungkasnya.



Simak Video "Penggunaan Tali Masker Tak Disarankan, Ini Risikonya!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)