Senin, 22 Feb 2021 14:03 WIB

Bahaya Bakar Masker Bekas Pakai di Masa Pandemi COVID-19

Ayunda Septiani - detikHealth
Limbah masker wajah di Hong Kong (AFP Photo) Satgas COVID-19 menyarankan agar limbah masker tidak dibakar. Foto: Limbah masker wajah di Hong Kong (AFP Photo)
Jakarta -

Pandemi virus Corona COVID-19 mengharuskan semua orang untuk memakai masker. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar terhindar dari COVID-19.

Namun, yang menjadi persoalan baru adalah soal limbah masker. Banyak orang yang membuangnya sembarangan, padahal masker bekas merupakan limbah medis yang harus dimusnahkan dengan secara hati-hati.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K. Ginting tidak menyarankan masyarakat untuk membakar sendiri masker bekas pakai mereka. Alasannya, masker tersebut masuk dalam kategori infeksius.

Artinya ketika membakar masker, ada kemungkinan orang akan menyentuh bagian yang terinfeksi sehingga tetap bisa menularkan virus.

"Jadi kalau misalnya dia membakar di rumah, virus ini memang kita anggap kalau maskernya dibakar ya virus nya, tapi proses waktu masuk ke tempat pembakaran, dia sudah menyentuh kanan-kiri," katanya dalam agenda Pekan Peduli Limbah Masker Masyarakat yang disiarkan BNPB, Minggu (21/2/2021).

Terlebih jika wilayah tempat tinggalnya masuk ke zona merah yang berarti tingkat penularannya tinggi. Membakar sendiri masker bekas pakai tidak disarankan.

Alexander lebih menyarankan masyarakat cukup mengumpulkan saja masker bekas mereka di satu plastik. Nanti pihak dari RT dan RW mengumpulkan dari setiap rumah dan membawanya ke tempat pembakaran yang sesuai dengan standar.

"Kalau semua melakukan aktivitas pembakaran di setiap rumah dalam RT atau RW yang masuk ke dalam zona isolasi juga akan menciptakan masalah baru lagi," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Sub Bidang Penanganan Limbah Medis Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 dokter Lia G. Partakusuma mengatakan pembakaran mungkin dapat membunuh virus. Tapi, pembakaran massal yang dilakukan mandiri oleh masyarakat dapat menimbulkan polusi udara yang bisa membahayakan.

"Kalau misal 1-2 masker mungkin tidak apa tapi kalau semua nanti setiap rumah membakar ini juga kurang baik tentunya akan menghasilkan polusi udara. Jadi akan banyak lagi gas dihasilkan karena pembakaran tidak sempurna pun akan buat polusi yang ganggu saluran pernapasan," kata Lia.



Simak Video "Penggunaan Tali Masker Tak Disarankan, Ini Risikonya!"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)