Senin, 22 Feb 2021 17:20 WIB

Soal Nakes Wafat Terinfeksi COVID-19 Usai Divaksinasi, Ini Kata Kemenkes

Firdaus Anwar - detikHealth
Kemenkes mencatat 132.004 orang tenaga kesehatan di Indonesia sudah disuntik virus Corona. Angka itu adalah 22 persen dari total 598.483 Nakes yang akan divaksin. Kemenkes tanggapi laporan nakes yang terinfeksi COVID-19 usai divaksinasi. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menanggapi laporan terkait adanya tenaga kesehatan (nakes) yang meninggal dengan status positif COVID-19 meski sudah mendapat vaksin. Ada beberapa hal yang diduga bisa jadi penyebabnya.

Juru bicara program vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan memang masih ada risiko seseorang bisa terinfeksi meski sudah mendapat vaksin COVID-19. Biasanya ini terjadi dalam tahap awal pemberian vaksin, ketika tubuh masih belum membentuk antibodi secara optimal.

Nadia menjelaskan bahwa antibodi yang optimal baru terbentuk rata-rata setelah 28 hari penyuntikan dosis kedua vaksin. Artinya, sebelum periode itu maka antibodi di dalam tubuh belum memiliki kemampuan yang efektif untuk melawan infeksi.

"Vaksinasi COVID-19 membutuhkan dua kali penyuntikan atau dua kali dosis. Sebab sistem imun perlu waktu lewat paparan yang lebih lama sehingga imunitas mengetahui bagaimana cara efektif melawan virus," kata Nadia dalam konferensi pers yang disiarkan Kementerian Kesehatan pada Senin (22/2/2021).

Kemungkinan berikutnya mengapa masih ada penerima vaksin COVID-19 yang terinfeksi adalah karena tidak sadar dari awal sudah sakit. Dengan lama inkubasi virus yang sampai 1-14 hari dan gejala awal mirip flu, seseorang bisa tidak menyadari sudah terinfeksi COVID-19 saat menerima vaksin.

"Karena gejalanya mirip flu kadang kita tidak sadar itu gejala awal tertular COVID-19," ungkap Nadia.

"Kalau kita lihat beberapa kasus-kasus tenaga kesehatan yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama kemudian terinfeksi sampai wafat, ini sebagian besar terinfeksi pada rentang waktu sebelum penerimaan dari vaksinasi," pungkasnya.



Simak Video "Apakah Tubuh Jadi Kebal COVID-19 Setelah Divaksin? "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)