Lansia dengan 10 Penyakit Ini Wajib Periksa Dulu Sebelum Vaksin COVID-19

ADVERTISEMENT

Lansia dengan 10 Penyakit Ini Wajib Periksa Dulu Sebelum Vaksin COVID-19

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jumat, 26 Feb 2021 13:13 WIB
Para lansia antri untuk memperoleh vaksin COVID-19 di RSUD Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (23/2/2021). Antrian yang sempat viral pada Minggu (21/2) sudah tidak terlihat lagi. Beberapa lansia mengantre dengan ditemani oleh keluarga yang masih muda.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 tahap 2 menyasar kelompok masyarakat petugas layanan publik dan lansia. Namun, terdapat catatan khusus lantaran lansia dengan penyakit tertentu tidak bisa langsung menerima vaksin.

"Lansia merupakan kelompok rentan karena kekebalan tubuhnya menurun seiring bertambahnya usia. Ketika terjadi infeksi COVID-19 akan semakin parah dengan adanya penyakit penyerta atau komorbid," jelas juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan resmi.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menyediakan observasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Akan tetapi, Satgas tetap mengingatkan keluarga lansia untuk memperhatikan kondisi kesehatan lansia penerima vaksin lebih dulu sebelum menerima suntikan vaksin.

Untuk itu, pasien dengan jenis penyakit di bawah ini harus periksa dulu sebelum menerima vaksin COVID-19:

  1. Hipertensi
  2. Diabetes
  3. Kanker
  4. Penyakit paru kronis
  5. Serangan jantung
  6. Gagal jantung kongestif
  7. Asma
  8. Nyeri sendi
  9. Stroke
  10. Penyakit ginjal

Lansia yang memiliki penyakit kronik juga diminta untuk memeriksakan diri ke dokter dan meminta keterangan layak divaksin lebih dulu sebelum menerima vaksin.

"Untuk lansia yang selama ini memiliki penyakit kronik segera kontrol dulu ke dokternya. Misalnya punya penyakit jantung, kelainan darah, atau penyakit ginjal. Kontrol ke dokternya pastikan bisa diberikan keterangan layak vaksin, bisa dalam bentuk surat," ujar juru bicara program vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi beberapa waktu lalu.



Simak Video "Yang Perlu Diketahui soal Booster Kedua Vaksin Covid-19 untuk Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT