Senin, 01 Mar 2021 05:47 WIB

Mengapa Bentuk dan Ukuran Payudara Berubah?

Yuviniar Ekawati - detikHealth
Ilustrasi payudara Bentuk dan ukuran payudara (Foto: Istock)
Jakarta -

Tahapan perubahan payudara terjadi mengikuti fase kehidupan seorang perempuan. Fase ini dimulai sejak perempuan lahir, pubertas, hingga menopause.

Dikutip dari healthline payudara akan terasa sakit saat tumbuh. Payudara tumbuh sebagai respons terhadap hormon estrogen dan progesteron.

Hormon tersebut mengakibatkan perubahan banyaknya cairan pada payudara. Hal itulah yang memungkinkan rasa sakit muncul.

Perubahan ini bergantung pada rangsangan yang diberikan oleh kedua hormon tersebut. Kadar hormon tersebut akan terus menerus berubah sesuai dengan tahapan hidup perempuan.

Kadar hormon estrogen dan progesteron pada tiap siklus tersebut berbeda kadarnya. Sehingga, bentuk dan ukuran payudara perempuan juga berubah.

Tahapan perkembangan payudara adalah sebagai berikut:

  • Tahap kelahiran: terjadi saat perempuan masih janin. Saat lahir perempuan sudah memiliki puting dan saluran susu.
  • Tahap pubertas: dimulai sejak usia delapan hingga tiga belas tahun. Perkembangan ini berkat ovarium menghasilkan estrogen yang menyebabkan jaringan payudara bertambah. Setelah mengalami siklus mentruasi, saluran susu akan terbentuk kelenjar yang disebut sekretori.
  • Tahap menopause: sekitar usia lima puluh. Estrogen yang dihasilkan tubuh tidak sebanyak sebelumnya. Hal itu, memengaruhi bentuk dan ukuran payudara.

Perubahan bentuk dan ukuran payudara adalah proses yang alami dan perubahan itu adalah respons tubuh. Penting untuk perempuan mengenal tubuhnya sendiri selain untuk meningkatkan percaya diri juga untuk mendeteksi sejak dini jika ada penyakit seperti kanker payudara.

Dikutip dari healthline, perubahan payudara normal tapi jika muncul benjolan yang semakin membesar dan terdapat bintik merah dan menimbulkan nyeri pada payudara, datanglah ke dokter.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)