Selasa, 02 Mar 2021 17:21 WIB

Jabar Sumbang 1.654 Kasus, Ini Sebaran 5.712 Kasus Baru COVID-19 RI 2 Maret

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Pengendara kendaraan bermotor melintas di depan mural himbauan untuk melawan COVID-19 di Jakarta, Selasa (1/12/2020). Mural di pilar jembatan tersebut merupakan sarana himbauan kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pemerintah melaporkan penambahan 5.712 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Selasa (2/3/2021). Total pasien terkonfirmasi saat ini 1.347.026 kasus COVID-19.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penambahan kasus COVID-19 tertinggi yakni 1.654, disusul Jawa Tengah dengan 984 kasus, dan DKI Jakarta sebanyak 578 kasus.

Detail perkembangan virus Corona Selasa (2/3/2021), adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 5.712 menjadi 1.347.026
  • Pasien sembuh bertambah 8.948 menjadi 1.160.863
  • Pasien meninggal bertambah 193 menjadi 36.518

Tercatat sebanyak 33.174 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 73.977.

Sebaran 5.712 kasus baru Corona di Indonesia pada Selasa (2/3/2021).

  • Jawa Barat: 1.654 kasus
  • Jawa Tengah: 984 kasus
  • DKI Jakarta: 578 kasus
  • Jawa Timur: 412 kasus
  • Kalimantan Timur: 310 kasus
  • Kalimantan Selatan: 187 kasus
  • Sulawesi Selatan: 178 kasus
  • Bali: 167 kasus
  • DI Yogyakarta: 150 kasus
  • Sumatera Utara: 129 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 117 kasus
  • Banten: 97 kasus
  • Riau: 89 kasus
  • Kalimantan Tengah: 84 kasus
  • Papua: 81 kasus
  • Sumatera Barat: 71 kasus
  • Lampung: 50 kasus
  • Kalimantan Utara: 48 kasus
  • Jambi: 45 kasus
  • Sumatera Selatan: 44 kasus
  • Maluku: 37 kasus
  • Sulawesi Tengah: 34 kasus
  • Sulawesi Barat: 32 kasus
  • Papua Barat: 29 kasus
  • Bangka Belitung: 26 kasus
  • Kalimantan Barat: 22 kasus
  • Aceh: 14 kasus
  • Bengkulu: 13 kasus
  • Kepulauan Riau: 9 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 7 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 5 kasus
  • Sulawesi Utara: 5 kasus
  • Gorontalo: 4 kasus


Simak Video "WHO Tak Henti Keluarkan Peringatan soal Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)