Rabu, 03 Mar 2021 04:49 WIB

Menkes Sebut 2 Kasus Corona Inggris B117 Masuk RI dari Saudi Arabia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Puskesmas Kecamatan Gambir aktif melakukan tes swab mencari orang tanpa gejala yang terinfeksi COVID-19. Mereka menyasar petugas PPSU dan para pedagang pasar. Virus Corona COVID-19 (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Tepat setahun pandemi COVID-19 di Indonesia, wakil menteri kesehatan mengumumkan temuan 2 kasus COVID-19 varian Inggris B117. Belakangan diketahui keduanya adalah kasus import dari Saudi Arabia.

"Tadi malam kita menemukan dua kasus, masuk dari Saudi Arabia dan memiliki strain virus baru ini," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (2/3/2021).

Budi menyebut, belum ada publikasi ilmiah yang mengatakan varian ini lebih fatal. Namun ia mengingatkan untuk tetap waspada karena varian Inggris ini disebut lebih menular.

"Pesan saya, tetap jalankan disiplin, memakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Untuk masyarakat itu yang harus dijaga. Selama kita tetap lakukan protokol kesehatan yang baik apapun virusnya dapat kita hindari," pesan Budi.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof Amin Subandrio, sebelumnya mengatakan dua kasus COVID-19 varian B117 merupakan kasus import. Keduanya datang beberapa pekan lalu.

"Kasusnya sebenarnya kasus impor yang datang di Indonesia, dan datangnya bukan tadi malam. Datangnya beberapa minggu yang lalu. Karena berbagai prosedur baru terdeteksi ada dua kasus," kata Prof Amin, dalam diskusi online di kanal YouTube medcomid, Selasa (2/3/2021).

Temuan dua kasus COVID-19 varian Inggris ini pertama kali diumumkan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, tepat setahun peringatan pandemi COVID-19 masuk Indonesia.

"Saya mendapatkan informasi bahwa tepat dalam setahun ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di Indonesia," ungkapnya dalam konferensi pers setahun pandemi Corona RI, Selasa (2/3/2021).

"Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan 2 kasus. Artinya apa, artinya kita kana menghadapi pandemi ini dengan tingkat kesulitan yang maiin berat," lanjutnya.



Simak Video "Menkes Optimis Target Penurunan Stunting 14% Tercapai 2024"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)