Kamis, 04 Mar 2021 14:32 WIB

Menkes Perkirakan 'Kekebalan' Setelah Vaksinasi Corona Sekitar 1 Tahun

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Sejumlah pekerja media mendapatkan vaksin COVID-19. Proses vaksinasi dilakukan di Hall A Senayan, Jakarta. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut tantangan vaksinasi COVID-19 Indonesia paling utama adalah jumlah stok vaksin. Namun, Budi menyebut RI sudah jauh lebih beruntung dibandingkan beberapa negara.

"Tantangan paling besar, satu itu jumlah vaksinnya, ini rebutan di seluruh dunia banyak negara yang even belum dapat bahkan belum mulai," sebut Menkes dalam konferensi pers Kamis (4/3/2021).

"Kita even dibandingkan beberapa negara ASEAN dan beberapa negara maju sudah alhamdulillah bisa mulai," lanjutnya.

Menkes Budi menegaskan tengah berupaya mempercepat vaksinasi COVID-19 agar cepat rampung, setidaknya sesuai target yaitu satu tahun selesai. Hal ini dikarenakan perkiraan antibodi vaksin Corona bertahan selama satu tahun.

"Cuma yang ingin saya sampaikan vaksin ini kan minimal selesai 1 tahun seperti yang bapak presiden sampaikan," kata Budi.

"Karena memang kekebalannya kita estimasi, belum ada yang pasti, itu kira-kira sekitar 1 tahunan, jadi sebelum itu hilang, ya kita harus selesai vaksin," pungkasnya.



Simak Video "Sejumlah Produsen Laporkan Efikasi Vaksin COVID-19, Apa Artinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)