Jumat, 05 Mar 2021 16:10 WIB

Ini Penyakit yang Bikin Amanda Manopo Absen dari Ikatan Cinta

Ardela Nabila - detikHealth
Amanda manopo Amanda Manopo (Foto: Palevi/detikHOT)
Jakarta -

Bintang sinetron Ikatan Cinta, Amanda Manopo, diketahui tengah absen dari sinetron yang juga dibintangi oleh Arya Saloka tersebut. Menurut kabar yang beredar, Amanda ternyata sedang sakit.

Artis yang berperan sebagai Andin di sinetron tersebut ternyata tengah terbaring lemah. Melalui siaran langsung di laman Instagram miliknya, Amanda Manopo memberikan kabar kepada para penggemarnya bahwa dirinya terkena tifus. Dalam siaran langsung tersebut terlihat terdapat infus yang tertancap di tangannya.

"Aku sakit tifus. Aku lagi sakit tifus, tifus itu ada berbagai macam golongan, aku lupa ada golongan tifus apa gitu," kata Amanda Manopo.

Saat ini, Amanda Manopo sedang menjalani masa pemulihan, sehingga ia belum dapat kembali untuk melanjutkan syuting sinetron Ikatan Cinta. Ia kemudian mengatakan bahwa dirinya akan absen di beberapa episode sinetron itu.

"Aku belum sembuh nih, masih recovery badan. Masih harus bed rest dulu. Kemungkinan beberapa episode aku nggak ada dulu, guys," jelasnya.

Amanda Manopo kemudian mengatakan bahwa ia saat ini masih berada di lokasi syuting lantaran takut untuk menjalani perawatan di rumah sakit. Lebih lanjut, ia turut mengatakan bahwa ia ingin dapat melanjutkan syuting karena tidak ingin menjadi beban bagi kru maupun lawan mainnya.

"Aku sekarang masih stay di lokasi syuting karena aku nggak mau dirawat di rumah sakit, karena aku takut," lanjutnya.

Setelah sempat menghilang, Amanda mengaku ia telah terbaring sakit selama sepekan.

"Sudah hampir satu minggu ini aku sakit tifus," kata Amanda Manopo.

Sementara itu, menurut manajer Amanda Manopo, ia seharusnya menjalani perawatan, namun ternyata artis berusia 21 tahun itu tidak ingin menjalankan perawatan di rumah sakit. Manajernya pun turut menjelaskan bahwa Amanda telah menjalani pemeriksaan COVID-19.

Apa hasil tes COVID-19 Amanda Manopo?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI



Simak Video "Target 208 Juta, Jumlah Vaksinasi Dosis Lengkap Baru Capai 8 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)