Selasa, 09 Mar 2021 21:28 WIB

Berminat? Tim Uji Klinis Vaksin Anhui Masih Butuh Relawan

Dony Indra Ramadhan - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Ilustrasi vaksin (Foto: iStock)
Bandung -

Tim uji klinis vaksin rekombinan Anhui masih mencari relawan yang siap divaksin. Relawan yang ditargetkan sendiri untuk disuntik vaksin tersebut sebanyak 2.000 relawan.

"Sampai saat ini kami masih dalam proses tahap rekrutmen relawan. Namun sudah dilakukan proses screening dan visit atau kunjungan visit satu dan visit dua yang merupakan tahap dari screening dan penyuntikan di sisi pertama dari vaksin Anhui dan masuk Minggu ini sudah dua kali visit jadi sudah dimulai dari Minggu kemarin dan Minggu saat ini," ucap Juru Bicara Uji Klinis Vaksin Rekombinan Anhui Muhammad Faisal kepada wartawan, Selasa (9/3/2021).

Menurut Faisal, hingga saat ini sudah ada 1.018 relawan yang sudah mendaftar. Sementara sisanya masih dalam tahap rekrutmen.

"Kami menargetkan ada 25 relawan yang dipanggil tiap harinya saat kunjungan dan dari 25 target ini tidak semuanya lolos dari tahapan screening atau pemeriksaan kesehatan jadi tiap kunjungan dari 25 orang tidak semuanya disuntik vaksin," tuturnya.

Faisal menambahkan secara umum, kendala yang dihadapi rata-rata terkait kesehatan. Beberapa setelah dilakukan pengecekan, beberapa pasien mengeluhkan sakit hipertensi.

"Secara umum adalah kondisi kesehatan relawannya, banyak pasien yang hipertensi kemudian juga ketika sudah dites antibodi sudah pernah positif, itu jadi kendala," kata dia.

Untuk pelaksanaannya sendiri, kata dia, rencananya akan dilakukan penyuntikan bulan April. Usai disuntik, relawan akan dipantau selama 14 bulan atau 12 bulan usai penyuntikan.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)