Yunani pada hari Senin (8/3/2020) berduka atas kematian bayi yang berusia 37 hari. Bayi tersebut menjadi yang termuda di antara 6.800 korban COVID-19 di negara tersebut.
"Sayangnya hari ini kami memiliki korban termuda pandemi di negara kami, seorang bayi yang menghabiskan 17 dari 37 hari memerangi virus Corona," jelas Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis, seperti dikutip dari laman Channel News Asia.
"Hari ini, kesedihan tak tertahankan," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian Kesehatan Yunani mengatakan bahwa bayi berusia 37 tersebut dibawa ke rumah sakit anak di Athena pada pertengahan Februari.
Ia dirawat karena radang hitung dan demam. Selain itu, ia sempat ditempatkan di perawatan intensif sebelum meninggal.
Hampir 6.800 orang telah meninggal karena virus Corona di Yunani, sementara hampir 480 orang dalam perawatan intensif.
Pekan lalu, Kemenkes Yunani meminta agar sumber daya di rumah sakit swasta ditingkatkan, karena sistem kesehatan tengah tertekan.
Sebelumnya, PM Mitsotakis disebut telah gagal menekan penyebaran virus Corona, meski sudah menerapkan lockdown pada November 2020 lalu.
Para pejabat setempat merespon, tingginya angka infeksi disebabkan karena adanya varian baru virus Corona COVID-19 yang ditemukan di Inggris yang disebut lebih menular.
Baca juga: Mask On! Sudah Ada Corona B117 di Jakarta |
(ayd/up)











































