Senin, 15 Mar 2021 09:12 WIB

Sudah Dapat Dua Dosis Vaksin COVID-19, Boleh Lepas Masker? Ini Panduan CDC

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A asian man remove the N95 mask from his face CDC keluarkan panduan sementara bagi yang sudah divaksinasi penuh. (Foto: Getty Images/iStockphoto/rukawajung)
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merilis pedoman sementara untuk mereka yang telah divaksinasi COVID-19 secara penuh. CDC baru-baru ini merilis seperangkat panduan baru tentang apa yang bisa dan belum bisa dilakukan usai vaksinasi.

Dalam laman resminya, CDC menuliskan vaksin COVID-19 efektif mencegah penularan dan mengurangi risiko keparahan jika terinfeksi. CDC juga mengungkap mereka yang telah divaksin penuh atau telah menerima dua dosis, bisa melakukan hal-hal yang dulunya tak bisa dilakukan selama pandemi.

Salah satu yang disoroti dalam panduan tersebut adalah mereka yang telah mendapatkan dua dosis vaksin Corona, boleh kumpul-kumpul tanpa masker. Mereka juga boleh bertemu di dalam ruangan tanpa memakai masker atau menjaga jarak secara fisik.

Hal tersebut berlaku jika keduanya sama-sama telah mendapatkan dua dosis vaksin.

Selain itu, mereka yang sudah divaksinasi juga dapat bertemu dengan orang-orang yang tidak divaksinasi dari satu rumah tangga yang berisiko rendah, tanpa memakai masker atau menjaga jarak.

"(Pertemuan seperti itu) berisiko rendah," kata CDC.

Hanya saja, setelah divaksinasi penuh, Anda harus terus mengambil tindakan pencegahan di tempat umum seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari keramaian serta ruang yang tidak berventilasi baik.

Anda tetap harus menunda perjalanan domestik dan internasional. Jika bepergian, Anda masih harus mengikuti persyaratan dan rekomendasi dari otoritas kesehatan setempat.

Meski sudah divaksinasi penuh, tetap harus waspada terhadap gejala COVID-19, terutama jika Anda pernah berada di dekat seseorang yang sedang sakit. Jika Anda memiliki gejala COVID-19, Anda harus menjalani tes dan tinggal di rumah dan jauh dari orang lain.



Simak Video "CDC Sebut Booster Vaksin Covid-19 Dapat Ditoleransi dengan Baik"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)