Selasa, 16 Mar 2021 15:17 WIB

Dokter Ingatkan Bahaya Filler Payudara, Bisa Infeksi Bahkan Sampai Berlubang

Vidya Pinandhita - detikHealth
Monica Indah Dialami Monica Indah, dokter ingatkan bahaya filler payudara. (Foto: Dokumentasi Pribadi Monica Indah)
Jakarta -

Model Monica Indah mengeluhkan payudaranya bengkak, memerah, dan perih setelah menjalani filler untuk membesarkan payudara. 3 pekan setelah filler, ia didiagnosis mengalami mastitis.

Profesor bedah plastik David S Perdanakusuma, SpBP-RE(K) menegaskan, filler memang tidak diperuntukkan pembesaran payudara. Pasalnya, membesarkan payudara dengan filler justru bisa menimbulkan kerusakan jaringan.

Maka itu dalam dunia bedah plastik, pembesaran volume payudara dilakukan dengan implan atau fat transfer.

"Perlu dipertimbangkan kembali penggunaan filler untuk payudara karena jumlah yang digunakan bisa mencapai 200 sampai 300 cc per payudara untuk mendapatkan bentuk bagus, bisa terjadi efek yang kurang baik pada jaringan payudara," terang Prof David saat dihubungi detikcom, Selasa (16/3/2021).

Ia turut menjelaskan, jika terjadi kerusakan pada jaringan payudara, masalah pertama yang timbul adalah gejala infeksi.

"Jaringan merah, nyeri dan bengkak adalah tanda peradangan. Bisa karena infeksi," imbuh Prof David.

Lebih lagi jika sudah terjadi infeksi atau nekrosis, bisa terjadi gangguan bentuk. Di antaranya, timbul lubang seperti yang dikeluhkan Monica Indah.

Setelah melewati perawatan jalan, Monica mengeluhkan payudaranya terasa seperti mau pecah dan sudah sangat empuk. Setelah akhirnya pecah, lubangnya membesar dan menyisakan bekas infeksi kemerahan. Monica kemudian menjalani operasi di RS di Semarang.

"Bila infeksi perlu diatasi infeksinya," imbuh Prof David.



Simak Video "Ladies! Berikut Kriteria Payudara Dikatakan Ideal"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)