Sabtu, 20 Mar 2021 09:38 WIB

Studi Sebut Tak Ada Varian COVID-19 yang Bisa Hindari Semua Antibodi

Firdaus Anwar - detikHealth
Laboratorium untuk pemeriksaan virus Corona bermunculan sebagai upaya untuk mengatasi pandemi di Indonesia. Salah satunya, lab COVID-19 di Kelapa Gading. Foto ilustrasi: Pradita Utama
Jakarta -

Beberapa varian COVID-19 yang muncul belakangan ini disebut bisa lebih resistan terhadap antibodi. Misalnya saja varian B1351 yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan ditemukan bisa menghindari antibodi yang dipicu oleh vaksin dan infeksi alami varian lain.

Terkait hal tersebut, studi terbaru di bioRxiv menjelaskan bahwa tidak ada varian yang benar-benar memiliki kemampuan menghindari semua antibodi.

Peneliti menjelaskan ada tiga jenis antibodi yang diketahui bisa menarget bagian penting virus Corona. Setidaknya varian hanya menghindari dua dari tiga jenis antibodi tersebut.

"Beberapa garis keturunan COVID-19 memiliki mutasi yang mengurangi kemampuan dua jenis antibodi, tapi sejauh ini tidak ada keturunan dengan mutasi yang bisa menghindari semua tiga jenis antibodi," kata peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center, Jesse Bloom, seperti dikutip dari Reuters pada Sabtu (20/3/2021).

"Kami percaya ini hal penting yang perlu diamati dalam evolusi virus," pungkasnya.



Simak Video "Menkes Inggris Sebut Varian Corona 'Delta' Lebih Menular "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)