Minggu, 21 Mar 2021 15:44 WIB

7 Kasus Fatal Gangguan Saraf-Jantung yang Diviralkan Efek Kecanduan Game

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi main game mobile Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Shutterstock)
Jakarta -

Maraknya kasus kecanduan gawai kalangan anak-anak dan remaja tengah jadi sorotan. Belasan anak di Jawa Barat dikabarkan mengalami kecanduan dan harus menjalani perawatan.

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Bogor, mencatat pada bulan Januari hingga Februari 2021, ada sekitar 14 anak yang membutuhkan perawatan terkait kecanduan gawai. Sementara pada tahun 2020, dari Januari hingga Desember, sekitar 98 anak yang menjalani rawat jalan karena kecanduan gawai.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut ada berbagai macam penyebabnya, mulai dari stres hingga tidak punya teman. Namun yang pasti, dampaknya cukup serius.

"Ternyata dampak dari ponsel (gawai) ini sangat luar biasa sampai banyak anak-anak yang ketergantungan atau bahasa medisnya adiksi," kata Uu, Selasa (16/3/2021).

Akhir Februari lalu, siswa SMP di Subang meninggal karena gangguan saraf, keluarga meyakininya terkait kecanduan game. Namun Ketua IDI Cabang Kabupaten Purwakarta dr Susilo Atmojo membantah, disebutnya gangguan saraf tidak ada hubungannya dengan radiasi handphone.

Terlepas dari kasus tersebut, ada banyak kasus fatal yang sempat viral dan dikaitkan dengan kecanduan game maupun gadget. Sebagian terkait langsung, namun sebagian lagi hanya koinsiden atau kebetulan.

Berikut rangkumannya:

1. Meninggal karena gangguan saraf

Siswa SMP kelas 1 asal Desa Salam Jaya, Pabuaran, Subang, meninggal dunia dengan diagnosa mengalami gangguan saraf.

Pihak keluarga menyebut penyakit yang dideritanya dikabarkan akibat kecanduan bermain game online di telepon seluler. Remaja meninggal 23 Februari.

Hal ini pun dibantah oleh Ketua IDI cabang Kabupaten Purwakarta, dr Susilo Atmojo. Menurutnya gangguan saraf tidak ada hubungannya dengan radiasi handphone. Kecanduan gawai atau kecanduan bermain game berakibat kepada perubahan perilaku anak.

Selengkapnya baca DI SINI.

2. Kejang-kejang

Pada Agustus 2019, seorang bocah di Magelang Jawa Tengah mengalami kejang-kejang yang dan disebutkan pengidap penyakit saraf. Dalam video yang viral, remaja ini disebut mengalami kecanduan game online.

Namun berdasarkan penelusuran, faktanya tidak seperti yang diviralkan. Bahkan keluarga keberatan dengan viralnya video yang tidak sesuai kenyataan tersebut.

"Kami dari pihak keluarga sangat menyesali video itu tersebar viral. Ini nanti akan berimbas pada kondisi psikis adik saya, jika dia tahu video ini tersebar," jelas Desy, kakak sepupu U, pada detikHealth, Senin (26/8/2019).

Selengkapnya baca DI SINI.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Kasus Gangguan Kesehatan yang Diviralkan Efek Kecanduan Game"
[Gambas:Video 20detik]