Selasa, 23 Mar 2021 08:05 WIB

Bio Farma Sudah Kirim Vaksin AstraZeneca ke 6 Provinsi, Mana Saja?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
(FILES) In this file photo taken on March 11, 2021 a vial of the AstraZeneca Covid-19 vaccine in Paris on March 11, 2021. - Italy joined other European nations on March 15, 2021, in blocking the use of the AstraZeneca/Oxford vaccine over fears of a link to blood clots, pending a review by the EU regulator. (Photo by JOEL SAGET / AFP) Vaksin AstraZeneca. (Foto: AFP/JOEL SAGET)
Jakarta -

PT Bio Farma telah mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke enam provinsi di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi nasional untuk membentuk kekebalan kelompok.

Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan mengatakan vaksin yang didapatkan dari hasil kerja sama multilateral antara pemerintah Republik Indonesia dengan Covax/GAVI itu telah didistribusikan berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan.

"Distribusi pertama vaksin ini, dilaksanakan pada hari Sabtu (20/3/2021) yang lalu untuk provinsi Jawa Timur sebanyak 45.000 ribu vial, Bali dan NTT masing-masing sebanyak 5.000 ribu vial," ujar Iwan dalam siaran pers yang diterima CNBC Indonesia.

Menyusul daerah tersebut, pada Senin (22/3/2021) Bio Farma juga telah mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke DKI Jakarta, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Utara masing-masing 5 ribu vial.

Pertimbangan dalam pemilihan keenam provinsi tersebut salah satunya adalah prioritas vaksinasi di sektor wisata. Vaksin AstraZeneca akan dialokasikan bagi program vaksinasi nasional tahap dua yang menyasar petugas pelayanan publik dan lansia.

Sempat terkendala isu pembekuan darah, vaksin AstraZeneca kini telah mendapat 'restu' pendistribusian oleh BPOM. Terkait keamanannya, BPOM bersama tim pakar Komnas Penilai Obat, Komnas PP KIPI dan ITAGI telah melakukan kajian yang memberikan hasil bahwa manfaat vaksin lebih besar daripada risiko efek sampingnya.

"Vaksin tidak terkait dengan risiko pembekuan darah atau kejadian penggumpalan darah secara keseluruhan (trombeomboli) pada mereka yang menerima vaksin," kata juru bicara vaksinasi dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia.



Simak Video "Indonesia Juga Terima Vaksin AstraZeneca dari Prancis"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)