Selasa, 23 Mar 2021 18:30 WIB

Ciri Virus Corona Tanpa Gejala, Kadang Cuma Nggak Disadari Saja

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Ciri virus Corona tanpa gejala. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Banyak yang penasaran ciri virus Corona tanpa gejala, maksudnya bagaimana ya? Disebut tanpa gejala itu kan karena memang tidak ada ciri spesifik yang bisa dikenali.

Dikutip dari Daily Star, ilmuwan Dr Dominic Piment mengatakan sebanyak 80 persen pasien COVID-19 memiliki gejala yang ringan atau tidak memiliki gejala apapun.

"Ketika gejala benar-benar terjadi, demam dan batuk masing-masing muncul pada sekitar 50-60 persen pasien," jelas Dr Dominic.

Namun terkadang, gejala yang muncul dirasa terlalu umum sehingga tidak terpikir bahwa itu adalah ciri infeksi virus Corona. Mungkin ini yang dimaksud ciri virus Corona tanpa gejala.

Nah, gejala-gejala ringan yang kerap tidak disadari berhubungan dengan virus Corona di antaranya sebagai berikut:

1. Sakit tenggorokan

Umumnya, sakit tenggorokan bisa disebabkan karena kelelahan atau flu biasa. Tetapi, suara yang parau karena sakit tenggorokan ini juga bisa menjadi tanda seseorang terinfeksi COVID-19.

Hal ini karena lebih dari 52,2 persen pasien ternyata mengalami kondisi ini sebagai tanda atau gejala awal dari COVID-19.

2. Sakit kepala

Sakit kepala yang sering dialami banyak orang juga bisa menjadi gejala COVID-19 dan sering tidak disadari. Ini karena banyak orang yang tidak memperhatikan adanya perbedaan antara sakit kepala biasa dengan sakit kepala karena Corona.

Meski begitu, ternyata ada 70 persen pasien COVID-19 yang mengaku mengalami sakit kepala.

3. Masalah gastroenteritis

Jika seseorang yang terinfeksi COVID-19 tidak mengalami demam atau batuk, bukan berarti termasuk ciri virus Corona tanpa gejala. Bisa saja gejala yang muncul berbeda, seperti mengalami diare dan muntah.

Meskipun hanya dialami sebanyak 4 persen pasien, seseorang yang mengalami kondisi ini disertai dengan batuk, sesak napas, dan suhu tubuh tinggi dianjurkan untuk menjalani tes COVID-19.

4. Kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa

Kehilangan kemampuan indra penciuman dan perasa secara tiba-tiba juga bisa menjadi gejala COVID-19. Jika merasakan kondisi ini, segera lakukan isolasi dan lakukan tes COVID-19 untuk mengetahui terinfeksi virus Corona atau tidak.

5. Kelelahan

Jika seseorang merasa sangat lelah setelah selama seminggu atau lebih, bisa jadi orang tersebut terinfeksi COVID-19. Meski merasa memiliki ciri virus Corona tanpa gejala karena tidak demam atau batuk, bukan berarti benar-benar tidak terinfeksi COVID-19.

Ini karena sebanyak lebih dari 60 persen orang mengaku merasa sangat kelelahan saat mereka terinfeksi COVID-19.



Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)