Kamis, 25 Mar 2021 09:56 WIB

Kisah Nenek yang Lolos dari Pandemi Flu 1918 dan Terima Vaksin COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga kelompok lanjut usia (lansia) saat vaksinasi massal di SMA Negeri 8 Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (1/3). Ilustrasi lansia sedang divaksin. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Seorang nenek berusia 104 tahun yang lolos dari pandemi flu 1918 akhirnya disuntik vaksin COVID-19. Nenek, bernama Velma McElderry ,yang merasakan dua pandemi sepanjang hidupnya ini menerima dosis pertama vaksin dekat kediamannya di wilayah Iowa, Amerika Serikat.

Sejak pandemi COVID-19 dimulai pada Maret 2020, McElderry hanya berdiam diri di rumahnya dan tidak beranjak ke manapun. Ia hanya mengikuti perkembangan kasus harian COVID-19 melalui surat kabar dan informasi di televisi.

Penyuntikan vaksin menjadi kesempatannya pertama kali meninggalkan rumah setelah menjalani isolasi selama satu tahun untuk melindungi dirinya dari paparan COVID-19. Ia berangkat diantar oleh putrinya, Sue Peters, dan menerima vaksin di Pottawattamie County Public Health, Iowa.

Menurut penuturan sang anak, McElderry merasa sangat bahagia setelah divaksinasi dan tidak merasa sakit usai menerima suntikan. Ia juga tidak merasa pegal dan nyeri di area lengan yang disuntik.

"Akan sangat melegakan begitu dia bisa mendapatkan suntikan kedua dan mulai melihat keluarga sehingga mereka bisa datang jauh-jauh ke dalam rumah dan tidak perlu khawatir berdiri di depan pintu atau terpisah enam kaki. Itu akan menyenangkan," kata Peters dikutip dari laman Fox News.

McElderry baru berusia 2 tahun pada saat wabah Flu Spanyol 1918, menginfeksi sekitar 50 juta orang di seluruh dunia, dan menyebabkan jutaan orang meninggal dunia.

Meskipun keluarganya selamat, Peters mengatakan kepada stasiun berita Sioux City Journal bahwa dia ingat ibunya selalu bercerita tentang peristiwa wabah penyakit tersebut.

"Dia memang membicarakannya sedikit, bagaimana ibunya akan berbicara tentang kehancuran (akibat pandemi flu 1918) dan bagaimana itu bisa melenyapkan seluruh keluarga," kata Peters.



Simak Video "Cara Mudah Jaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)