Ini 25 Kelurahan Penyumbang Kasus Aktif Corona Terbanyak di DKI

Ini 25 Kelurahan Penyumbang Kasus Aktif Corona Terbanyak di DKI

Ayunda Septiani - detikHealth
Jumat, 26 Mar 2021 12:08 WIB
Ini 25 Kelurahan Penyumbang Kasus Aktif Corona Terbanyak di DKI
Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Rengga Sancaya)
Jakarta -

DKI Jakarta masih melaporkan penambahan kasus COVID-19 setiap harinya. Jakarta menjadi salah satu daerah yang paling terdampak dalam kasus COVID-19 di Indonesia.

Dikutip dari laman Corona.jakarta.go.id Kamis (25/3/2021), Jakarta memiliki kasus positif virus Corona 375.487. Sebanyak 362.975 di antaranya sudah sembuh dari COVID-19.

Sedangkan untuk kasus aktif Corona di Jakarta sebanyak 6.271 kasus, yang terdiri dari orang isolasi mandiri dan orang dirawat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus positif virus Corona terbanyak ditemukan di Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur dengan jumlah kasus Corona sebanyak 66 kasus, diikuti oleh Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara dengan jumlah 62 kasus.

Berikut ini 25 kelurahan dengan jumlah kasus aktif terbanyak di DKI Jakarta.

  • Cibubur (Jakarta Timur) : 66 kasus
  • Pejagalan (Jakarta Utara) 62 kasus
  • Pademangan Timur (Jakarta Utara: 61 kasus
  • Baru (Jakarta Pusat): 60 kasus
  • Lebak Bulus (Jakarta Selatan) : 59 kasus
  • Duren Sawit (Jakarta Timur): 56 kasus
  • Kebon Pala (Jakarta Timur): 53 kasus
  • Kalisari (Jakarta Timur): 49 kasus
  • Sunter Agung (Jakarta Utara): 49 kasus
  • Cilandak Barat (Jakarta Selatan): 48 kasus
  • Gedong (Jakarta Timur): 47 kasus
  • Penggilingan (Jakarta Timur): 47 kasus
  • Ragunan (Jakarta Selatan): 46 kasus
  • Gandaria Utara (Jakarta Selatan): 45 kasus
  • Jagakarsa (Jakarta Selatan): 45 kasus
  • Kelapa Gading Barat (Jakarta Utara): 45 kasus
  • Bintaro (Jakarta Selatan): 44 kasus
  • Cijantung (Jakarta Timur): 44 kasus
  • Kebon Kosong (Jakarta Pusat): 44 kasus
  • Pegangsaan Dua (Jakarta Utara): 44 kasus
  • Cengkareng Timur (Jakarta Barat) : 43 kasus
  • Jatinegara (Jakarta Timur): 42 kasus
  • Balekambang (Jakarta Timur) : 41 kasus
  • Ciganjur (Jakarta Selatan) : 41 kasus
  • Duri Kosambi (Jakarta Barat) : 41 kasus



(ayd/up)

Berita Terkait