Minggu, 28 Mar 2021 20:00 WIB

Spanyol Lakukan Eksperimen COVID-19, Sengaja Buat Konser Musik Ramai

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rear view of excited crowd enjoying a DJ performance at a festival. There are many raised hands, some of the holding cell phones and taping the show.
People in foreground are released. Spanyol sengaja membuat konser di tengah pandemi untuk eksperimen COVID-19. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Sebanyak 5.000 orang menghadiri konser musik di Barcelona, Spanyol. Mereka berpelukan, menari, dan bernyanyi bersama di konser tersebut.

Meski berkerumun, mereka yang datang ke konser yang diadakan di arena Palau Sant Jordi tersebut diwajibkan menggunakan masker. Selain itu, sebelumnya mereka juga telah menjalani tes COVID-19.

"Ini spektakuler. Kami merasa aman setiap saat. Kami berada di barisan depan dan itu adalah sesuatu yang kami lewatkan," kata juru bicara Salvador, yang dikutip dari Reuters, Minggu (28/3/2021).

"Kami sangat bangga mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam hal ini. Kami berharap ini akan menjadi yang pertama dari banyak lainnya," lanjutnya.

Penyelenggaraan konser tersebut telah disetujui oleh pemerintah setempat. Hal ini bertujuan sebagai percobaan apakah acara-acara dengan banyaknya kerumunan orang seperti ini bisa dimulai lagi di tengah pandemi COVID-19.

Sebelum konser diadakan, pengujian dilakukan di tiga lokasi di Barcelona oleh sekitar 80 perawat dengan alat pelindung diri (apd) yang lengkap. Mereka pun melakukan tes COVID-19 antigen pada peserta yang akan menghadiri konser tersebut.

Para peserta akan mendapatkan hasil tes COVID-19 antigen mereka 10 hingga 15 menit setelahnya melalui aplikasi di ponsel masing-masing. Harga tiket yang dijual itu sudah termasuk tes COVID-19 dan masker yang akan diberikan saat menghadiri konser.

Menurut dokter yang mengawasi tes, Dr Josep Maria Libre, sebanyak 2.400 orang dinyatakan positif. Mereka yang dinyatakan positif tidak diperbolehkan menghadiri konser dan uang pembelian tiket konser juga akan dikembalikan.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)