ADVERTISEMENT

Kamis, 01 Apr 2021 11:00 WIB

Mulai Berlaku! Naik Pesawat Bisa Pakai GeNose, Ini Ketentuannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tes corona dengan GeNose C19 Alat tes Corona GeNose. (Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth)
Jakarta -

Pemerintah remsi mengizinkan penumpang pesawat yang ingin bepergian untuk menggunakan hasil tes Corona GeNose, berlaku per 1 April 2021. Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Satgas Nomor 12 Tahun 2021.

Sebelumnya penggunaan hasil tes GeNose untuk syarat perjalanan hanya digunakan bagi penumpang kereta api jarak jauh sejak 26 Januari lalu. Kini, hasil negatif tes GeNose juga tersedia di bandara dan dapat digunakan sebagai syarat perjalanan.

Untuk hasil tes GeNose, ketentuan menuju Bali atau daerah lainnya tidak berubah, yakni maksimal 24 jam sebelum keberangkatan. Calon peenumpang bisa melakukan tes GeNose di bandara.

"Hasil negatif tes GeNose C19 di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia," demikian dikutip dari edaran tersebut.

Bagi mereka yang akan menggunakan tes GeNose tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan atau minuman yang beraroma kuat, misalnya seperti jengkol, durian, hingga kopi. Hal ini bisa mempengaruhi hasil tes pemeriksaan dan membuat pendeteksian jadi tidak akurat.

GeNose adalah alat deteksi COVID-19 yang dikembangkan akademisi Universitas Gadjah Mada. Cara kerja GeNose, sampel hanya diambil dari hembusan napas mulut ke dalam sebuah kantong dan membuat pengambilan sampel jauh lebih nyaman.

Penggunaan GeNose itu dinilai sebagai alternatif yang murah dengan harga yang dipatok hingga Rp30 ribu. Hanya saja, GeNose masih sebagai alat untuk skrining, tidak bisa digunakan sebagai penentu apakah seseorang terinfeksi COVID-19.



Simak Video "Epidemiolog Minta GeNose UGM Segera Publikasikan Hasil Validasi ke Masyarakat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT