Jumat, 02 Apr 2021 19:37 WIB

Heboh Video Syur Sejoli Sulsel, Apa Alasan Orang Suka Rekam Dirinya Bercinta?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Close up of couple hands lie on bed relaxing in bedroom, lovers have intense sex or making love feeling orgasm and satisfaction, boyfriend and girlfriend enjoy foreplay on white sheets in the morning Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Geger video mesum sepasang kekasih di Palopo, Sulawesi Selatan. Keduanya ditangkap polisi usai ibu dari pemeran wanita melaporkan video anaknya yang viral.

Adalah pria ARH (26) dan siswi kelas 1 SMA yang berusia 15 tahun. Mereka disebut berpacaran sejak Desember 2020.

"Pemeran pria sudah kita amankan tadi pagi," ujar Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas saat dimintai konfirmasi detikNews, Jumat (2/4/2021).

Alfian menyebut pemain pria sengaja merekam hubungan seks mereka menggunakan handphone. Apa sih alasan seseorang merekam hubungan seks?

Menurut psikolog pro Help Center Nuzulia Rahma Tristinarum, beberapa kasus merekam video intim alasannya bisa jadi hanya mengabadikan momen kebersamaan hingga celah mencari uang.

Berikut beberapa kemungkinannya.

1. Mengabadikan momen bersama

Menurut Rahma, saat sedang dilanda asmara banyak orang sulit mengesampingkan pikiran logis. Maka tak heran, hanya untuk momen kebersamaan mereka mau merekam video intim saat berhubungan seksual.

2. Mencari uang

Adapula yang sengaja merekam video seks mereka untuk akhirnya menjual rekaman tersebut ke situs porno. Hal ini menjadi alasan untuk berhati-hati saat berani merekam video intim bersama pasangan.

3. Mencari keuntungan!

Hati-hati saat berani merekam video intim kala bercinta, bisa jadi pasangan memanfaatkan video itu untuk pemerasan. Bukan tak mungkin mereka menginginkan sesuatu di masa mendatang dengan iming-iming menyebarkan video intim bila tak dipenuhi keinginannya.

"Sebagai alat mencari keuntungan pribadi, misalnya untuk mengancam salah satu pihak agar memenuhi keinginan biasanya keinginan pihak laki laki, dan bila tidak dipenuhi maka diancam akan menyebarkan video tersebut," beber Rahma.

Selain ketiga hal di atas, Rahma juga menyebut ada kasus yang alasannya sekedar iseng ingin mencoba merekam video seks sendiri.

Detikers, tetap bijak dan berhati-hati ya dalam mengabadikan setiap momen bersama pasangan.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)